BETANEWS.ID, KUDUS – Kabar percobaan penculikan siswa SMPN 4 Kudus ramai beredar sejak Selasa (7/2/2023) kemarin. Isu yang beredar di grup Whatshap orang tua siswa itu berisi percobaan penculikan pada dua siswa saat akan berangkat sekolah. Dalam isi pesan berantai itu, sang anak tersebut selamat karena melawan dengan menggigit tangan pelaku.
Menanggapi hal itu, Kasatreskrim Polres Kudus AKP R Danang Sri Wiratno membenarkan ada kejadian tersebut pada Senin (6/2/2023) Pagi. Pihaknya juga sudah komunikasi dengan pihak sekolah dan siswa tersebut.
Baca juga: Isu Penculikan Anak Makin Meresahkan, Sekolah di Kudus Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
“Setelah didalami. Identifikasinya tidak menjurus ke penculikan tapi percobaan penjambretan,” ujar Danang kepada awak media, Rabu (8/2/2023).
Dia mengungkapkan, identifikasi ke penjambretan karena lokasi dan waktu kejadian tak memungkinkan terjadi penculikan. Pasalnya, kejadiannya di jalur yang ramai serta pada jam yang ramai pula.
“Atas dasar tersebut, kepolisian menyimpulkan itu penjambretan. Jadi kabar terkait tentang percobaan penculikan itu tidak benar,” ungkapnya.
Baca juga: Heran Maraknya Isu Penculikan Anak, Hartopo: ‘Dulu Seringnya Kabar Penculikan Gadis’
Danang pun mengimbau agar warga Kudus jangan terlalu panik akan kabar yang beredar terkait penculikan anak. Meski begitu, tiap orang tua harus tetap waspada, pantau, dan selalu memperhatikan anaknya.
“Orang tua harus tetap waspada. Namun, jangan panik akan kabar penculikan anak tersebut. Tetap tenang dan waspada, serta jangan termakan kabar yang belum tentu kebenarannya,” imbaunya.
Editor: Ahmad Muhlisin

