Dikepung Daerah yang Punya Kasus LSD, Dispertan Kudus Gencarkan Vaksinasi Ternak

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kudus menggencarkan vaksin Lumpy Skin Disease (LSD) agar ternak, terutama sapi dan kerbau aman dari virus yang menyerang kulit tersebut. Salah satu yang jadi sasaran vaksin adalah puluhan sapi di peternakan Sumber Segar di Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Kepala Seksi (Kasi) Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Sidi Purnomo, mengatakan, pihaknya saat ini sedang gencar melaksanakan vaksinasi LSD, meski di Kudus belum ditemukan kasus ternak terpapar LSD.

“Hal itu sebagai antisipasi. Kudus ini dikepung, sebab daerah sekitar sudah ditemukan penyakit LSD,” ujar Sidi kepada Betanews.id, Rabu (1/2/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Tak Ingin Kebobolan, Pemkab Kudus Mulai Suntikkan Vaksin LSD ke Ternak

Dia mengungkapkan, Kudus saat ini sudah memperoleh vaksin LSD sebanyak 200 dosis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. 80 dosis sudah disuntikan ke sapi perah, sementara yang hari ini ada 40 dosis untuk sapi dan kerbau. 

“Sementara sisanya akan kita suntikan di lain hari. Pokoknya kita gencarkan vaskin LSD sebagai langkah pencegahan,” tegasnya.

Dia mengatakan, jumlah vaksin tersebut memang masing sangat kurang, karenakan virus LSD merupakan penyakit baru sehingga ketersediaan vaksinnya masih sangat terbatas.

“Jumlah vaksin yang ada jelas masih kurang. Oleh karenanya kami mengajukan lagi permintaan vaksin LSD ke Pemprov Jateng sebanyak seribu dosis. Tapi, memang belum didistribusi,” ungkapnya.

Karena keterbatasan vaksin, ia mengimbau kepada warga Kudus untuk menjaga kebersihan kandang. Sebab, virus LSD itu bisa disebabkan kandang yang kurang bersih dan penularannya sangat cepat.

“Penularannya sangat cepat bisa melalui lalat. Sementara ternak yang terpapar LSD itu ada nodul-nodul pada kulitnya mirip cacar air,” jelasnya.

Baca juga: Habis PMK Terbitlah LSD, Ganjar Minta Ternak yang Positif Diisolasi dan Ditangani Secepatnya

Pemilik peternakan sapi Sumber Segar, Zaenal Abidin, mengaku sangat berterima kasih atas gerak cepat Dispertan Kudus dalam pencegahan penyakit LSD. Sebab, adanya kabar penyakit LSD ini membuat khawatir.

“Jelas khawatir. Sebab, kabarnya penyakit LSD ini cepat sekali penularannya. Alhamdulillah hingga saat ini puluhan sapi perah kami tak ada yang terkena penyakit PMK maupun LSD,” ujarnya.

Adanya kabar penyakit LSD, kata dia, juga tak berdampak pada penjualan susu sapinya. Setiap hari, 29 sapinya tersebut mampu memproduksi kurang lebih 230 liter dan terjual semua ke agen.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER