Berkat Rumah Pelita, Orang Tua dengan Balita Stunting Kini Tak Perlu Khawatir Lagi Ketika Bekerja

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga meresmikan Rumah Pelita (Rumah Penanganan Stunting Lintas Sektor bagi Baduta) di Kecamatan Semarang Barat, Selasa (21/2/2023). Program daycare khusus anak stunting ini menjadi program terbaru Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk mengatasi stunting.

Dalam sambutannya, Bintang mengatakan, Rumah Pelita adalah inovasi bagian dari gerak cepat dalam program penurunan angka stunting.

“Mudah-mudahan direplikasi tidak hanya di Jawa Tengah tapi juga seantero nusantara,” ungkap Bintang.

-Advertisement-

Baca juga: Spektakuler, Angka Stunting di Kota Semarang Turun 10,9 Persen

Menurut Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, rumah stunting itu punya layanan ahli gizi, pemberian makan sesuai anjuran ahli gizi, pemeriksaan sanitasi, fisioterapis, hingga konseling, dan edukasi psikolog.

Setelah pendirian Rumah Pelita di Semarang Barat ini, selanjutnya akan disusul pendirian di kecamatan-kecamatan lain. Rumah Pelita di Semarang Barat berfokus pada penanganan pola asuh. Sementara penanganan di wilayah lain nantinya berbeda-beda fokusnya. Lewat Rumah Pelita ini, Ita yakin jika Kota Semarang akan menjadi kota zero (nol) persen stunting.

Baca juga: Ita Optimis Tahun Ini Tak Ada Lagi Kasus Stunting di Semarang

“Kalau di Semarang Barat kan karena pola asuh, kalau di Semarang Utara karena kurang gizi. Sehingga solusinya pun harus berbeda dan perlu penanganan komprehensif,” terang Ita.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Semarang telah memilik program penanganan stunting, seperti Pelangi Nusantara (Pelayanan Gizi dan Penyuluhan Kesehatan Anak serta Remaja), Rumah Gizi, maupun Si Bening (Semua Ikut Bergerak Bersama Menangani Stunting), dan yang terbaru Rumah Pelita.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER