31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Warga Tanjungkarang Dirikan Titipan Sepeda Motor untuk Warga yang Takut Terjang Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan sepeda motor terlihat terparkir rapi di titipan motor dadakan di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati. Parkiran itu baru saja dibuat untuk membantu masyarakat yang takut menerjang banjir karena bisa sebabkan motor mogok.

Ketua penjaga titipan motor, Salim Haryanto mengatakan, titipan motor dibuat karena ada permintaan dari pekerja pabrik yang kebanyakan wanita. Seiring berjalannya waktu, kini banyak juga masyarakat umum yang menitipkan kendaraannya di sana.

Titipa sepeda motor dadakan yang didirikan warga Tanjungkarang untuk warga yang takut terjang banjir. Foto: kaerul Umam

“Tadinya ini hanya untuk pekerja pabrik saja. Tapi setelah beberapa orang tahu kalau di sini ada titipan motor, hari kedua banyak juga yang menitipkan di sini. Titipan di sini ada karena jalanan banjir dan tidak setiap hari. Jadi nanti ketika air sudah surut, titipan ini juga tidak ada,” beber Salim kepada Betanews.id, Kamis (5/1/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Banjir di Tanjungkarang Akibatkan Lalu Lintas di Jalan Kudus- Purwodadi Macet Hingga 1,5 Kilometer

Ia menjelaskan, titipan tersebut buka mulai pukul 4.00 WIB sampai 19.00 WIB dengan tarif Rp4 ribu per kendaraan.

“Jadi di sini ada 4 orang yang terlibat, antara penjaga titipan dan yang punya tempat. Sementara untuk pembagian hasilnya kita bagi rata,” jelasnya.

Penjaga lain, Sumarno menambahkan, saat ini kurang lebih ada 150 kendaraan yang dititipkan, yang kebanyakan didominasi oleh pekerja pabrik.

Baca juga: Ketinggian Banjir di Tanjungkarang Capai 40 Cm, Banyak Motor Mogok

“Kebanyakan ya dari pekerja PT Djarum, PT Pura, dan Colombo. Karena kami di sini juga untuk membantu mereka soalnya di titipan sana tergenang air,” imbuhnya.

Salah satu orang yang menitipkan motornya, Kanita mengaku senang ada titipan sepeda motor di lokasi dekat banjir. Karena jika tidak ada titipan, dia juga tidak bisa melewati ruas jalan lantaran rendaman air terlalu tinggi.

“Saya sudah sejak kemarin menitipkan motor di sini, soalnya motor saya tidak bisa lewat karena banjir masih tinggi,” terangnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER