BETANEWS.ID, SUKOHARJO – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said jadi venue Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nahdlatul Ulama (NU) 2023 pada 15-20 Januari 2023. Perlombaan akan digelar di empat gedung kampus yang berada di Pucangan, Kartasura, Sukoharjo itu.
Wakil koordinator MTQ Porseni NU Wulan Pusposari menyebut, empat gedung itu adalah Aula Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) untuk kategori mahasiswa, Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) untuk santri dan Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) untuk pelajar. Sedangkan untuk babak final bertempat di Gedung Graha.
“Tanggal 17-19 (Januari 2023) babak penyisihan dan tanggal 20 babak final. Untuk lomba tilawah putra dan putri, terbagi dalam tiga kategori, yakni pelajar, mahasiswa, dan santri,” terangnya saat dihubungi, Sabtu (14/1/2023).
Baca juga: Buka Porseni NU Cabang Bulu Tangkis, Nusron: ‘Ada yang Tampil Mengejutkan Seperti Maroko’
Dari tiga kategori tersebut, pihaknya akan mengambil tiga besar untuk mengikuti babak final. Dari 34 kontingen Porseni, tercatat baru 27 kontingen yang sudah melakukan registrasi untuk mengikuti perlombaan MTQ.
Penanggungjawab Akomodasi di lokasi penginapan putra, Ammeisa Rahayuni menerangkan, para peserta lomba MTQ juga menginap di kompleks UIN Surakarta saat Porseni berlangsung. Ia menyebut ada dua lokasi yang digunakan sebagai penginapan, yaitu Ma’had Al Jami’ah untuk putra dan Gedung FAB (Fakultas Adab dan Bahasa) untuk putri.
Baca juga: Jalan Sehat Bersama Jokowi dan Selawatan Bareng Habib Syech Akan Meriahkan Porseni NU di Solo
Salah satu peserta lomba MTQ asal Bali, Abdurrohman mengaku puas dengan fasilitas yang disediakan oleh panitia.
“Alhamdulillah semua baik, dan yang unik biasanya kalau saya ikut lomba, antara satu kontingen daerah terpisah dengan daerah lain. Kali ini justru dicampur, tapi saya malah bisa mengenal peserta dari daerah lain,” ungkap Rohman.
Editor: Ahmad Muhlisin

