31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKISAHKisah Jatuh Bangun...

Kisah Jatuh Bangun Nur Berkali-kali Bangkrut hingga Kini Punya 6 Lapak Bubur

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua orang wanita tampak kewalahan melayani pembeli di lapak bubur yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Hari itu, lapak bubur tradisional tersebut memang ramai didatangi pembeli.

Salah satu penjual itu adalah Nur Tatasya (30), pemilik usaha Bubur Artha Jaya. di sela-sela melayani pembeli, Nur bersedia menjelaskan usaha yang dirintis sejak November 2022 yang awalnya karena tidak disengaja itu. Perempuan yang hobi memasak itu menyebut, sudah berkali-kali mencoba berjualan kuliner seperti roti, brownies dan lainya yang semuanya tidak berjalan bagus.

Nur menjelaskan, usaha bubur itu merupakan upayanya untuk bangkit setelah pada 2021 usaha propertinya mandek, lalu usaha rental mobil yang dibawa kabur perental menjadi titik ternedah di hidupnya.

Baca juga: Lapak Bubur di Kerjasan Ini Jadi Langganan Emak-Emak, Jualan 4 Jam Langsung Ludes

Tak cukup sampai di sana, kala itu Nur yang sedang mengandung anak kedua mendapati usaha fashion miliknya juga habis terbakar. Harapan satu-satunya sirna di lahap si jago merah. Ujian demi ujian datang tanpa henti menghantamnya.

“Saat itu sedih sekali,  titik paling berat. Kemudian saya nekat jual vacum cleaner ke saudara laku Rp300 ribu langsung buat modal jualan bubur,” sambungnya.

Dengan modal itu, Nur berjualan bubur tradisional di Pasar Jambu, Purwosari. Tidak disangka, di hari pertama buburnya langsung habis diburu pembeli. Setiap hari, Nur bangun pukul 01.00 pagi untuk membuat aneka bubur tradisional.

“Satu bulan jualan ternyata banyak yang minta ikut jualan bubur pengen jadi reseller. Akhirnya saya buka reseller, jadi mereka ambil bubur dari saya termasuk lokasi ada yang saya carikan juga,” bebernya.

Kini, Meski baru berjalan kurang dari tiga bulan, Bubur Artha Jaya milik Nur sudah punya enam cabang, yaitu di Purwosari, Prambatan, Bae, Gribig, Kerjasan, dan Jekulo.

Baca juga: Dari Jual Martabak Telur Puyuh, Abdul Bisa Bawa Pulang Uang hingga Rp500 Ribu Sehari

Di lapaknya itu, Nur menjual tujuh varian bubur, yaitu bubur sumsum, ketan hitam, candil, jagung manis, nangka dan ubi manis. Ia menyediakan dengan santan yang gurih dan gula aren yang manis. Dalam sehari, Nur bisa menjual 10 hingga 11 kilogram bubur.

“Harganya murah cuma Rp4 ribu per porsi, mau isi satu macam atau berbagai macam bisa. Untuk kuliatas bahan dan rasa jadi keunggulan kita. santan juga kita campur dengan susu, gula cairnya dari gula aren asli,” ungkapnya.

Nur menuturkan, dirinya masih membuka reseller bagi yang ingin berjualan Bubur Artha Jaya. Untuk bergabung bisa langsung DM Instagram, Facebook ataupun WhatsApp di nomor 0819 4974 5771.

Editor: Ahmad Muhlisin

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler