31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Gagal di Usaha Mi, Fetty Tolak Menyerah dengan Rintis Warung Sate 88 ala Kafe

BETANEWS.ID, JEPARA – Di tepi Jalan dr Sutomo No 14 A, Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Jepara terdapat warung sate yang tampak ramai. Di sana, terdapat dua orang karyawan yang sedang membuat pesanan sate. Sementara di meja kasir tampak seorang perempuan berjilbab pink sedang melayani pelanggan yang hendak membayar. Dia adalah Fetty Marfiana Picesty Aris owner Warung Sate 88.

Ditemui di sela-sela aktivitasnya, Fetty bersedia menjelaskan usaha kuliner yang baru dirintisnya pada November 2022 itu. Ia tertarik mendirikan usaha sate lantaran banyak orang menyukai kuliner itu.

Menu sate yang dijual di Warung Sate 88. Foto: Erna Safitri

Alih-alih sama-sama jualan sate kambing atau ayam, Fetty justru menawarkan sate maranggi dan taichan yang masih jarang ditemui. Selain itu, dirinya juga mengkonsep warungnya seperti kafe sehingga pelanggan bisa menikmati sate dengan nyaman sembari nongkrong.

-Advertisement-

Baca juga: Sate Maranggi di Warung Sate 88 Ini Jadi Idola Baru Warga Jepara, Tempatnya Ala Kafe

“Sebelum ini sempat jualan mi yang konsepnya self service namun ternyata tidak cocok dengan budaya sini. Jadi direbranding ganti ke warung sate,” jelasnya, Jumat (6/1/2023).

Warung Sate 88 miliknya menawarkan beberapa varian sate, seperti sate maranggi Rp25 ribu seporsi, sate taichan Rp18 ribu seporsi, sate kulit bakar Rp2500 per tusuk, dan sate kulit crispy Rp1500 per tusuk.

“Pelanggan dari Jepara, Karimunjawa dan temen yang dari Jakarta beberapa sudah pernah cobain sate kita. Kalau waktu ramainya sore sampai malam. Hampir semua kalangan usia dari anak-anak, remaja sampai dewasa.

Baca juga: Tak Patah Arang Dipecat saat Pandemi, Aziz Bangkit Rintis Bakso Marem yang Kini Tak Pernah Sepi Pembeli

Ibu dua anak itu berharap, usaha warung sate miliknya dapat terus berkembang dan ramai. Ia juga berkeinginan untuk menambah menu sate dari berbagai daerah di Indonesia.

“Untuk penjualan sehari mungkin bisa 10 porsi untuk sate maranggi, 15 porsi sate taichan, dan 20 sampai 40 tusuk sate kulit bakar,” tandas perempuan asli Pekanbaru itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER