31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Berbekal Ilmu Bisnis, Emen Ajak Sepupu Rintis Usaha Kue Pancong yang Hasilnya Bikin Iri

BETANEWS.ID, JEPARA – Beberapa pelanggan tampak duduk di kursi yang disediakan sembari menunggu pesanan kue pancong. Mereka dilayani oleh seorang pria berkacamata yang dengan cekatan menuangkan adonan kue pancong ke dalam loyang.

Siang itu, outlet yang berada di Jalan Pemuda No 71 A, Kelurahan Potroyudan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara memang sedang ramai. Kata Rizal Maulana Aziz, dirinya merintis usaha Pancong Lumer bersama sepupunya sejak sudah bulan Juli 2022. Outlet tersebut menyajikan kue tradisional dengan cita rasa kekinian.

“Awal mula soft opening April akhir bulan. Baru grand opening 1 Juli 2022. Jalan tujuh bulan ini join-nan bareng sepupu saya, kalau tempat ini bareng teman saya memanfaatkan halaman depannya,” katanya, Rabu (11/1/2022).

-Advertisement-
Proses pembuatan kue pancong. Foto: Erna Safitri.

Baca juga: Kue Pancong yang Satu Ini Toppingnya Kekinian, Lumer di Luar dan Lembut di Dalam

Emen sapaan akrabnya menjelaskan, menjajal usaha kuliner tradisional karena melihat kue khas dari Betawi itu belum banyak dijumpai di Jepara. Dari peluang itu, ia lantas tertarik dan kemudian belajar untuk membuat kue pancong.

“Awalnya belajar bikin dulu. Berguru ke sepupu saya yang kateringan tentang cara bikin adonan kue sekitar sebulan lebih. Baru saya beli alat dan cari modal dengan join tadi,” ungkapnya.

Selain itu, Emen mengaku sudah lama menyukai kue tradisional itu sejak merantau ke Solo untuk kuliah. Ditambah, keinginannya berwirausaha sejak SMA pula yang membawa tanpa ragu menekuni usaha kuliner.

“Emang udah lama juga pengen usaha, kuliah saya ambil manajemen juga. Menurut saya juga pengaplikasian ilmu akan lebih cocok kalo langsung di jalani sendiri,” terangnya.

Pemuda berusia 25 tahun itu, sebelumnya sempat memiliki usaha ayam karkas atau ayam beku. Namun karena kurangnya komunikasi usaha tersebut hanya berjalan seumur jagung yakni dua bulan.

Menurut Emen, mengenalkan kue pancong tidak begitu sulit baginya. Meski ada banyak pelanggan yang penasaran dan bertanya-tanya kue tradisional seperti apa itu. Di awal pembukaan outlet dirinya mendapat respon positif dari pelanggan.

Diakuinya, lokasi yang strategis itu cukup membantunya. Apalagi outletnya itu berada di keramaian, dekat jalan rasa, selain itu dekat dengan bimbel dan sekolah-sekolah. Yang mana, anak sekolah dan pemuda ada target pasar kue pancing kekinian.

“Jadi dari awal sampai sekarang soal rasa kita menyesuaikan saran dan kritik dari kastamer. Kita juga selalu adakan promo dan inovasi baru kedepannya,” ungkapnya.

Baca juga: Cobain Enaknya Kue Pukis Mamaya yang Hanya Bisa Dipesan di Hari Sabtu

Usaha Pancong Lumer itu menawarkan tiga varian adonan yakni original, pandan dan red Velvet. Dengan delapan topping seperti kue pancing dijual dengan harga mulai dari Rp5 ribu hingga Rp22 ribu.

Sementara, untuk penjualan rata-rata sehari terjual 30 porsi atau satu Kilogram adonan, dan bertambah dua kali lipatnya saat weekend. Outlet Pancong Lumer yang telah berjalan tujuh bulan itu buka dari hari Senin-sabtu, mulai pukul 11-00 – 21.00 WIB.

“Harapan kedepan pada umumnya sebagai pengusaha kita tetep ingin buka cabang, kalau ada yang mau atau berminat bermintra dengan kami bisa hubungan Kami di Instagram @pancong.manise,” tandasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER