BETANEWS.ID, KUDUS – Arifah Shila Majid (22) tampak sibuk melayani pembeli yang ingin membungkus kue jualannya di Jalan Mayor Basuno, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. kue mille crepes yang dijual per slice itu sedikit demi sedikit berkurang dan habis tak kurang dari tiga jam sejak buka lapak.
Menurut Arifah, lapaknya itu memang sering ramai pembeli karena menjual mille crepes dengan harga cuma Rp10 ribu, tapi rasanya tak kalah dengan toko kue kenamaan. Ramainya pembeli itu juga seperti tak disangkanya karena awal jualan niatnya Cuma isi waktu luang saat libur kuliah Desember 2022 lalu.

“Saat itu liburan kuliah dan sekolah, lalu saya kepikiran untuk jualan aja. Kebetulan saya suka cari kesibukan sekalian untuk tambahan uang jajan,” kata mahasiswa Universitas Muria Kudus itu, Jumat (6/1/2023).
Baca juga: Mille Crepes yang Dijual di Ploso Ini Harganya Kaki Lima Rasa Bintang Lima
Pertama kali berjualan, Arifah buka di Balai Jagong setiap Minggu. Lambat laun karena banyaknya permintaan, ia lalu membuka lapak yang dibuka saat sore hari di dekat kedai Es Bang Maman Ploso. Berawal dari menyiapkan tiga loyang, kini ia bisa menghabiskan tujuh loyang sekali jualan.
“Pertama kali di Balai Jagong itu alhamdulillah tiga loyang langsung habis. Hari kedua, pelanggan banyak yang tanya kapan jual lagi, akhirnya kita buka lapak karena banyaknya permintaan,” imbuhnya.
Baca juga: Awalnya Iseng, Cerita Jannah yang Sukses Jualan Tiwul Ayu Khas Demak
“Ada banyak varian rasa seperti oreo, krunchy, red velvet, matcha, dan tiramisu. Terkadang kita juga buat rasa taro,” tambah Arifah.
Arifah berharap, usaha yang baru dimulainya itu ingin semakin berkembang dan bisa memiliki toko kue. Ia juga berniat akan menambah beberapa kue dalam daftar menunya.
“Target ke depan rencananya mau buka toko dengan varian rasa yang lebih banyak dan buat cake lainnya. Sementara ini buat mille crepes karena masih sibuk kuliah,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

