BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa alat berat terlihat sedang mondar-mandir meratakan tanah di bekas median jalan Lokmonohadi hingga Jalan Ramelan, Selasa (13/12/2022). Beberapa pekerja tampak cekatan menguruk tanah untuk kemudian dilindas oleh alat berat itu sampai tingginya hampir sama dengan jalan sampingnya yang sudah diaspal.
Di tengah aktivitas pelebaran jalan itu, beberapa pengendara tampat tak terganggu saat melewati kawasan tersebut. Nur Aziz misalnya. Tukang ojek online (ojol) itu justru merasa senang dengan pelebaran jalan tersebut. Menurutnya, jalan tersebut akan semakin lebar dan membuat pengendara lebih nyaman.

“Saya setuju, soalnya jalan ini kan jalan ramai. Jadi kalau dibangun nantinya lebih lebar. Otomatis akses kita lebih enak, terutama jalur yang dulunya untuk motor kan sudah lama tidak diaspal. Jadi nanti misal diperbaiki, perjalanan jadi lebih nyaman,” ungkapnya.
Hal sama juga diutarakan Nur Kholis. Warga Desa Jepang Pakis yang bekerja tak jauh dari perbaikan jalan tersebut juga setuju dengan pembangunan tersebut. Lantaran, jalan khusus motor saat musim hujan sering tergenang. Dengan adanya perbaikan jalan itu, diharapkan air tidak menggenangi jalan tersebut lagi.
“Bagus mas, kalau belok juga susah saat ada median jalan ini, kemudian saat musim hujan jalan sini sering tergenang,” tuturnya di proyek yang akan menghabiskan anggaran Rp5 miliar itu.
Baca juga: Dewan Minta Rencana Pembongkaran Median Jalan Ramelan Kudus Dikaji Ulang
Warga lain, Eny juga sangat setuju dengan dengan pembongkaran median jalan itu. Menurut Eny, perbaikan jalan itu nantinya diharapkan sebagai pengurai kemacetan jalan.
“Sangat bagus karena jalan menjadi lebih lebar. Selain itu juga agar tidak terjadi kemacetan. Kalau waktu anak sekolah itu otomatis kan banyak pengendara jalan. Nantinya dengan pembangunan ini agar tidak terjadi kemacetan,” terang warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus tersebut.
Editor: Ahmad Muhlisin

