Kompor Lupa Dimatikan, Warung Makan di Kedungdowo Kudus Ludes Terbakar

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah warung makan semi permanen di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, dilalap si jago merah pada Kamis (2/4/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu karena kompor yang lupa dimatikan.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 20.15 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kudus langsung bergerak cepat dengan menerjunkan dua tim beserta satu armada tangki air untuk membantu proses pemadaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kudus melalui Kasi Kedaruratan, Ahmad Munaji menyampaikan, bahwa saat tiba di lokasi, proses pemadaman telah dilakukan oleh tim gabungan pemadam kebakaran.

-Advertisement-

“Pemadaman dilakukan oleh damkar gabungan dengan total lima unit, terdiri dari dua unit Damkar Satpol PP Kudus, satu unit Damkar PT Djarum, satu unit Damkar Nojorono, serta satu unit dari BPBD Kudus,” jelasnya.

Objek yang terbakar diketahui merupakan warung makan milik Rizal, warga Dukuh Jetak, Desa Kedungdowo. Bangunan semi permanen berukuran sekitar 6 x 8 meter tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran.

Baca juga: Gudang Berisi Tembakau di Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Api berhasil dipadamkan secara bertahap. Api pokok berhasil dikendalikan pada pukul 21.20 WIB, sementara api benar-benar padam total sekitar pukul 21.30 WIB.

Selain petugas pemadam kebakaran, proses penanganan juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan dan desa setempat, relawan Destana, Satlinmas, hingga TNI/Polri serta masyarakat sekitar.

Sementara itu, jaringan listrik yang terdampak langsung ditangani oleh petugas PLN Kudus Kota guna mencegah risiko lanjutan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian material hingga sekitar Rp15 juta.

“Dugaan sementara kebakaran berasal dari kompor yang lupa dimatikan,” imbuhnya.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan peralatan memasak dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER