31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKUDUS162 Guru Olahraga...

162 Guru Olahraga SD di Kudus Dikenalkan SKJ Tahun 2021

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 162 guru olahraga Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kudus dikenalkan senam kesenian jasmani (SKJ) tahun 2021. Senam itu nantinya akan diajarkan kepada siswa masing-masing untuk mengganti SKJ 2012.

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kudus  Muhammad Sudjud mengatakan, pengenalan SKJ itu dikemas dalam kegiatan Pendidikan Latihan (Diklat) yang diselenggarakan di Tenis Indoor Sport Center Balai Jagong Kudus selama tiga hari, yaitu pada 6-8 Desember 2022.

“Untuk peserta adalah khusus guru SD bidang olahraga di Kabupaten Kudus. Totalnya ada 162 guru olahraga,” ujar Sudjud kepada Betanews.id, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Ganjar: ‘Hanya di Era Presiden Jokowi Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Meningkat’

Tujuan dari diklat ini, kata Sudjud, di antaranya agar para guru olahraga SD di Kudus tak tertinggal dengan daerah lain. Pasalnya, SKJ 2021 adalah senam terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Harapan kami nanti para peserta diklat bisa menyerap setiap gerakan yang diajarkan oleh instruktur, kemudian diajarkan kepada para siswa dan guru di  SD tempat mereka mengajar,” bebernya.

Nantinya, lanjut Sudjut, Program Diklat ini juga ditindaklanjuti dengan lomba SKJ 2021 antarpelajar di tingkat kecamatan. Tak menutup kemungkiinan juga bisa berkembang lomba SKJ antarguru dan antarkecamatan.

“Pelaksanaan lomba nantinya di Bulan Mei tahun 2023. Bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional,” imbuh guru olahraga di SD 2 Adiwarno, Kecamatan Jekulo, Kudus tersebut.

Baca juga: Tahun Depan Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 70 Miliar untuk Tunjangan Kesejahteraan Guru

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus Zubaidi menyambut baik kegiatan Diklat SKJ 2021. Menurutnya, SKJ ini adalah kegiatan yang menyehatkan, baik untuk guru dan siswanya.

“Karena sehat itu penting. Jika guru tidak sehat, nanti tidak bisa mengajar. Begitu juga dengan siswa, jika tidak sehat siswa tersebut tidak bisa sekolah,” ujarnya.

Pihaknya juga akan memastikan dan memantau agar setiap sekolah di Kudus memberlakukan lagi pelajaran SKJ, setidaknya minimal sepekan sekali.

“Sebelum pandemi SKJ ini sudah berlaku di setiap sekolah di Kudus. Setelah pandemi mereda SKJ pun akan diberlakukan lagi,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler