31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaPENDIDIKANPeringati Hari Guru,...

Peringati Hari Guru, SDN Ngemplak Simongan 02 Gelar Karnaval dan Lomba Fashion Show

BETANEWS.ID, SEMARANG – SD Negeri Ngemplak Simongan 02 menggelar karnaval untuk memeriahkan Hari Guru Nasional, Kamis (24/11/2022). Berbagai tema baju mereka tampilkan, mulai dari baju ramah lingkungan dari bahan plastik, baju adat, hingga baju profesi.

Kepala SDN Ngemplak Simongan 02 Sugiati menerangkan, karnaval ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan hari guru, tetapi juga melatih kreativitas siswa, yang sesuai dengan progam sekolah, yakni pembelajaran ramah anak dan menyenangkan.

“Kegiatan karnaval ini juga untuk melatih kreativitasaan siswa, karena di karnaval tadi siswa menggunakan macam-macam pakaian, yaitu pakaian ramah lingkungan, profesi, dan baju adat,” katanya.

- Ads Banner -

Baca juga: Pamerkan Batik Karya Warga Binaan, Lapas Perempuan Semarang Gelar Bui Fashion Week

“Menggunakan pakaian adat juga sebagai cara kita untuk mewujudkan putra-putri profil pelajar pancasila yaitu dengan kebhinekaan, berkreasi, dan bergotong royong. Karena untuk menggunakan kostum itu kan melibatkan kerja sama dengan guru, siswa, dan orang tua,” lanjutnya.

Setelah karnaval selesai, Sugiati melanjutkan, ada juga lomba fashion show yang diikuti siswa kelas I sampai VI. Hal ini sebagai cara untuk melatih siswa agar berani tampil di depan umum.

“Dalam perlombaan ini kita memilih 5 pemenang, yaitu dengan kateogri kostum terunik, terinovatif, terkreatif, kostum ramah lingkungan, dan kostum profesi terbaik,” imbuhnya.

Sugiati menambahkan, sekolah tempatnya mengajar, kini telah menerapkan deklarasi ramah anak. Deklarasi ramah anak ini diharapkan bisa menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan dan aman untuk siswa.

Baca juga: Karnaval Jarwana, Simbol Kerukunan Etnis Banjar, Jawa, dan Cina di Kampung Jayengan

“Dengan deklasrasi ramah anak kita harapkan sesama murid bisa rukun, sesama guru bisa rukun. Dengan seperti itu rasa kasih sayang akan muncul, sehingga diharapkan tidak ada kasus bully di lingkungan sekolah, karena kan mereka sudah dididik untuk saling menyayangi,” katanya.

“Bila ada yang melanngar pastinya akan kita beri sanksi karena sudah ada kesepakatan. Tapi mudah-mudahan tidak ada karena kita sudah memupuk rasa kasih sayang sesama siswa,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler