31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaPENDIDIKANPelajar MA Salafiyah...

Pelajar MA Salafiyah Kajen Pati Kembali Ukir Prestasi Tingkat Nasional

BETANEWS.ID, PATI – Fathul Hidayah , peserta didik Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Pati berhasil meraih juara III dalam Lomba Madrasah Student Leadrship Award (MSLA) yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama RI yang finalnya diselenggarakan di Bogor, pada 8-11 November 2022.

Dalam perlombaan ini, berlangsung setelah adanya proses seleksi dalam tiga zonasi dengan total peserta 550 dari seluruh Indonesia. Zona I (Sumatera, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara) digelar di Bogor, Zona II (Jawa, Bali, NTB, dan Sulawesi Tengah) di Yogyakarta, Zona III ( Kalimantan, Sulawesi, NTT, dan Papua Barat) di Tangerang. Kemudian, berakhir acara Grand Final di Hotel Arch Bogor yang melibatkan 35 peserta dari berbagai zona tersebut.

Fathul Hidayah, Pelajar MA Salafiyah Kajen berhasil raih juara II dalam Lomba Madrasah Student Leadrship Award. Foto: Ist.

Baca juga: Edukasi Siswa Soal Seks Bebas Hingga Penyalahgunaan Obat, PMR MA Salafiyah Kajen Gelar Seminar

- Ads Banner -

MA Salafiyah mengikutsertakan satu peserta didiknya dalam lomba ini. Fathul Hidayah siswi kelas XII mampu lolos di Grand Final dan meraih juara III.

Fathul Hidayah saat dikonfirmasi lewat telepon menjelaskan, pada seleksi awal, semua peserta membuat esai dan video tentang pemimpin. Saat itu ia membuat esai dengan judul Madrasah sebagai Kawah Candradimuka.

Setelah lolos di tahap pertama, ia lolos untuk mengikuti tahap selanjutnya dan diundang ke Yogyakarta dalam acara penguatan karakter leadership.

Setelah dari Yogyakarta, ia diminta untuk membuat rencana aksi dan dilaporkan dalam bentuk esai. Dalam tahap ini, ia menulis esai dengan judul Gerakan Perubahan Edukasi Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan.

“Selanjutnya, yang rencana aksi dan esainya lolos grand final diundang ke Bogor. Di Bogor, semua peserta mempresentasikan hasil kerja sesuai dengan rencana aksinya dengan menggunakan media poster,” ungkapnya.

Setelah itu, dipilih 10 besar, kemudian menghadapi 6 juri dengan pertanyaan random. Selanjutnya, hasilnya kemudian diputuskan sebagai juara 1,2 dan 3. Selebihnya menjadi juara harapan semua.

Baca juga: MA TBS Kudus Lepas 8 Santri untuk Lanjut Belajar di Universitas Al-Azhar Kairo

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga dengan hasil yang didapat. Setelah proses sekitar 5 bulan sampai babak grand final ini. Meskipun berasal dari madrasah swasta, bukanlah menjadi penghalang untuk tetap berprestasi dan berwawasan,” Jelasnya

Hal senada juga disampaikan oleh Masrukhan, Kepala MA Salafiyah. Ia bersyukur anak didiknya bisa mendulang prestasi dalam ajang bergengsi ini.

“Kita semua di madrasah ini sangat bersyukur dengan prestasi yang diraih oleh peserta didik kami. Ini sangat membanggakan dan akan menjadi motivasi buat kita semua untuk terus berprestasi dan menjadikan madrasah yang hebat dan bermartabat,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler