31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1001 Meter Ciptakan Rekor Leprid

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar kirab bendera merah putih yang dimulai dari depan halaman Gedung Balai Kota Semarang sampai Lapangan Simpang Lima Pancasila.

Dalam kirab ini, para peserta membawa bendera merah putih sepanjang 1001 meter. Kirab ini diikuti sebanyak 11.400 peserta dari pelajar, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan elemen lainnya.

Kirab pun semakin meriah karena adanya tampilan marching band dari Akpol, Akmil, dan PIP. Dalam pertunjukan tersebut, mereka mengenakan seragam sesuai dengan instansi masing-masing serta berjalan beriringan. Ada juga beberapa ormas, mahasiswa yang membawa panji-panji bendera merah putih serta adanya parade budayawan dan doa lintas agama.

-Advertisement-
Lambang Garuda Pancasila yang ikut dikirab. Foto: Ist.

Baca juga: Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 1001 Meter Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan di Semarang

Ketua Panitia Kirab Bendera Merah Putih Harmoni Nusantara Adhi Siswanto Wisnu Nugroho mengatakan, tujuan dari kirab tersebut adalah untuk meningkatkan rasa kebangsaan, menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme pada generasi muda.

“Untuk kirab ini kita mengarak bendera merah putih sepanjang 1001 meter serta lambang Garuda Pancasila setinggi empat meter, dan 700 meter bendera Majapahit,” jelasnya.

“Di dalam bendera merah putih ini ada ruh kebangsaan yang besar, kehormatan bangsa, jati diri bangsa, serta harga diri bangsa, nah hal tersebut harus kita tanamkan terus ke generasi muda sebagai penerus bangsa,” imbuhnya.

Menurutnya, untuk mempersiapkan kegiatan kirab ini memerlukan waktu tiga minggu. Sebelumnya bendera merah putih ini juga pernah dipakai di Istana Negara. Ia pun mengaku dalam penjahitan bendera ia melibatkan penjahit dari 34 Provinsi, dan doa dari 7 lintas agama dalan penggarapan bendera.

Karena terbilang unik, kegiatan kirab bendera Merah Putih ini mendapatkan rekor Leprid ke 785. “Proses pembuatan bendera ini tentunya dengan melibatkan penjahit 34 Provinsi dan doa dari 7 lintas agama. Sehingga bendera yang kita bawa ini sangat sakral,” katanya.

Baca juga: Pemkot Semarang Pecahkan Rekor Pembagian Kue Merah Putih Sebanyak 4.577

Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) Paulus Pangka mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari kegiatan yang melibatkan seluruh elemen, instansi pemerintahan dan masyarakat.

“Kirab ini bukan memecahkan rekor, tapi menciptakan rekor baru Leprid,” ujarnya.

Pihaknya pun menerangkan, kegiatan ini adalah suatu prestasi yang sangat inspiratif. Tak hanya itu, lewat kegiatan tersebut juga menjadi cara untuk menanamkan nilai kepahlawanan ke para pelajar serta masyarakat.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER