31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSKepingin Bisa Buatkan...

Kepingin Bisa Buatkan Kemeja Buat Suami Tercinta, Buruh Rokok Ini Ikut Pelatihan Menjahit

BETANEWS.ID, KUDUS – Di salah satu ruangan kantor Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Kudus, tampak belasan perempuan sibuk dengan mesin jahit. Mereka terlihat, menjahit pakaian pria dengan arahan seorang pelatih. Kegiatan tersebut yakni pelatihan menjahit bagi buruh rokok.

Salah satu peserta yakni Isiah mengatakan, selama tiga pekan ini setiap pulang kerja dari pabrik rokok selalu ikut pelatihan menjahit. Ia mengaku, tertarik ikut pelatihan menjahit karena ingin bisa membuatkan baju untuk suami tercinta.

Para peserta pelatihan menjahit di Kantor SPSI Cabang Kudus. Foto: Rabu Sipan

“Sebenarnya lelah setelah bekerja. Namun, demi bisa membuatkan kemeja untuk suami tercinta, rasa lelah saya kesampingkan,” ujar Isiah kepada Betanews.id, Kamis (3/11/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Dongkrak Penjualan, Pelaku UMKM di Kudus Diberi Pelatihan Branding Produk

Dia mengaku, selama ini belum bisa menjahit. Sehingga pada awal agak kesulitan menerima materi jahit dari pengajar. Namun, dengan ketelatenan, pelatihan yang ditekuninya pun membuahkan hasil.

“Meski masih kesulitan tapi sudah lumayan bisa. Sebab, saya memang tertarik untuk bisa menjahit. Karena, selain agar bisa membuatkan kemeja untuk suami, saya juga ingin keterampilan jahit ini bisa untuk bekal usaha ketika sudah tidak bekerja di pabrik,” bebernya.

Sementara itu, Sekertaris PC RTMM Kabupaten Kudus Bambang Sugianto menuturkan, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disnakerpernikop-UKM) menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk para buruh rokok.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan bagi para buruh rokok, agar bisa mengembangkan diri agar nantinya punya penghasilan sampingan atau juga bekal keterampilan itu bisa digunakan untuk modal usaha ketika sudah purna kerja di pabrik,” ujarnya.

Baca juga: Melalui Pelatihan Kerja, Penyandang Disabilitas Kudus Juga Bisa Terima Manfaat Dana Cukai

Dia menuturkan, pelatihan yang diselenggarakan ada berbagai jenis. Antara lain, pelatihan tata boga dua kelas. Pelatihan jahit tiga kelas, pelatihan jajan kering empat kelas, pelatihan kue kering tiga kelas, pelatihan Make-Up Arti (MUA) empat kelas. Serta ada pelatihan sopir, lima kelas.

“Total peserta pelatihan kurang lebih 400 buruh. Antusias peserta sangat bagus, bahkan pendaftarnya itu ada dua kali lipatnya. Karena kami keterbatasan tempat, sehingga buruh yang gagal dapat pelatihan ini bisa daftar dan ikut pada tahun depan,” bebernya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan memang dimulai pada pukul 13.00 WIB, karena menyesuaikan waktu para buruh selesai kerja. Hal itu, agar produktifitas perusahaan tidak terganggu.

“Harapan kami, dengan adanya pelatihan ini  semoga teman-teman buruh bisa punya penghasilan tambahan. Mungkin di samping bekerja di perusahaan, sepulang bekerja mereka bisa berwira usaha dan punya penghasilan tambahan, sehingga kesejahteraan untuk keluarga bisa terpenuhi,” harapnya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler