Jangan Ketinggalan, Besok Muria Blues Festival Siap Meriahkan Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Muria Blues Festival 2022 akan digelar Minggu (27/11/2022) besok di Sidjicoffee Bae, Kudus. Eric, Ketua Kudus Blues membeberkan, bahwa panitia kegiatan telah rampung mempersiapkan gelaran musik Blues dipenghujung tahun 2022 itu.

Meskipun acara tersebut bertitle Muria Blues Festival, namun, tidak hanya menampilkan genre musik blues saja. Tetapi juga menggandeng musisi lain seperti jazz, reggae dan rock. Menurut Eric, hal itu dilakukan untuk menunjukkan, bahwa musik blues adalah genre musik universal yang dapat dikolaborasikan dengan semua genre musik modern yang berkembang saat ini.

“Semua band pendukung sudah menyatakan kesiapannya untuk tampil besok. Mereka siap memberikan kemampuan terbaiknya dalam mensuksekan pagelaran blues di Muria Raya,” terangnya.

-Advertisement-
Beberapa band yang siap meriahkan Muria Blues Festival. Foto: Ahmad Rosyidi.

Baca juga: Black Coffee Truck Hadir di Sidji Coffee Kudus, Gandeng Band Kenamaan Kota Kretek

Eric merinci sembilan grup band yang akan tampil di acara tersebut. Di antaranya, Blues Jam, Riverside Blues, Revolver, Dc Band, RSP Band, Valerie Genk, Kretek Rasta, Ela-elu dan Focusplay.

Kegiatan bertajuk “Ngeblues Sidji Ngeblues Kabeh” itu mendapakat dukungan penuh dari Owner Sidjicoffe, Valerie Yudistira Pramudya. Ia mangaku sangat mengapresiasi acara tersebut. Bahkan, dia juga sudah menyiapkan doorprize bagi tiga orang pengunjung yang datang dengan penampilan paling Ngeblues.

“Event ini merupakan event untuk membangkitkan kembali kreativitas pegiat musik di Kota Kudus. Saya senang dan sangat mendukung karena kegiatan ini sebagai salah satu gerakan ekonomi kreatif yang mengkolaborasikan musik, pariwisata dan seni budaya. Hingga kini persiapan sudah 100 persen. Semoga besok lancar tanpa kendala,” ungkap Valerie, Sabtu (26/11/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah juga mengaku sangat mendukung kegitan itu. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah bentuk gerakan ekonomi kreatif masyarakat khususnya dari sub-sektor musik yang harus mendapatkan dukungan dari pemerintah.

“Apalagi kegiatan ini tidak hanya melulu soal pagelaran music, tetapi dapat melibatkan pegiat ekonomi kreatif lain seperti sektor pariwisata dan kuliner,” tuturnya.

Tidak seperti gelaran musik pada umumnya, Muria Blues Festival akan diisi dengan bincang budaya yang akan mengupas tentang Gunung Muria. Hal itu diungkapkan Kristo, satu di antara sejumlah pendiri Kudus Blues Family.

Baca juga: Puluhan Pelajar dari Forum OSIS Kudus Gelar Seminar Manajerial di Sidjicoffee

Mereka akan menghadirkan Edi Supratno, Sejarawan yang akan mengupas tentang Muria dalam kajian sejarah Gunung Muria “Muria Sebelum Muria”. Selain itu, hadir juga Yit Prayitno, Penulis dan Budayawan senior Kudus yang akan monolog “Mukiya Wuta Muria” dalam bahasa “Kudusan” dengan alunan gitar blues.

Kristo, salah satu panitia dan juga meyatakan rasa terima kasihnya atas pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Muria Blues ini untuk semua kalangan. Sedangkan lokasi penyelenggaraan kegiatan ini akan digelar di Sidjicofee Bae, Kebun Pecuk Pecukilan Jalan Bae – Colo km 7 Kudus.

“Terima kasih, terutama untuk Sidjicoffee serta Komite Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus. Saya mengharapkan bahwa masyarakat kudus dapat datang dan menikmati gelaran Muria Blues Festival ini dengan tertib,” tambahnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER