BETANEWS.ID, KUDUS – Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino resmi bergulir di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat malam (14/8/2026). Opening ceremony berlangsung meriah dengan tata cahaya spektakuler dan gemerlap kembang api, lalu ditutup kemenangan telak Garuda Pertiwi 7-0 atas Arab Saudi.
Ribuan penonton yang memadati tribun Supersoccer Arena menjadi saksi pembukaan turnamen sepak bola putri U-16 tersebut. Ajang ini merupakan kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PSSI untuk mendorong pembinaan serta perkembangan sepak bola putri Indonesia.
Sejumlah tokoh olahraga turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, serta Exco PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Vivin Cahyani Sungkono.
Hadir pula Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin. Kemegahan pembukaan menjadi gambaran besarnya dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan turnamen sepak bola putri usia dini tersebut.
Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono mengatakan kemeriahan opening ceremony merupakan bentuk rasa syukur atas dukungan berbagai pihak terhadap pembinaan sepak bola putri. Ia berharap antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini menjadi energi baru untuk mengembalikan kejayaan tim nasional putri Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang terus mendukung kami untuk melakukan pembinaan dan mengembangkan sepak bola putri dari usia dini. Antusiasme penonton sangat tinggi, baik yang memenuhi kapasitas Supersoccer Arena maupun yang menyaksikan pertandingan secara online,” kata Teddy.
Baca juga : Srikandi Merdeka Cup, Timo Berharap Tim Indonesia Bertemu Thailand di Final
Menurut Teddy, tingginya antusiasme tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian masyarakat terhadap sepak bola putri. Ia juga menegaskan penyelenggara berupaya menghadirkan pertandingan berkualitas, termasuk dengan penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR).
Sekjen PSSI Yunus Nusi mengapresiasi penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup yang dinilainya berlangsung profesional dan meriah. Menurutnya, antusiasme penonton serta dukungan fasilitas menunjukkan Kudus memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah turnamen sepak bola bertaraf internasional.
“PSSI mengucapkan terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Caffino yang telah menyelenggarakan turnamen ini secara profesional dan meriah. Hal ini akan menjadi catatan khusus bagi PSSI bahwa Kudus juga bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk event timnas seperti Srikandi Merdeka Cup,” ujar Yunus.
Apresiasi serupa disampaikan Exco PSSI sekaligus Ketua ASBWI Vivin Cahyani Sungkono. Ia menilai Srikandi Merdeka Cup mampu menghadirkan atmosfer turnamen internasional sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola putri di Indonesia.
“Apresiasi luar biasa kami berikan kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang telah mempersiapkan turnamen ini dengan detail dan sangat baik. Bahkan di Piala AFF atau Piala AFC saja belum ada pembukaan yang semegah ini,” kata Vivin.
Srikandi Merdeka Cup tahun ini diikuti delapan tim U-16 dari tujuh negara. Indonesia menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, sementara peserta lainnya adalah Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, Yordania, serta Hong Kong, China.
Usai opening ceremony, Garuda Pertiwi langsung menunjukkan kekuatannya di Grup A. Menghadapi Arab Saudi, tim asuhan Timo Scheunemann tampil agresif sejak awal pertandingan hingga akhirnya menang telak 7-0.
Garuda Pertiwi membuka keunggulan pada menit kelima melalui Keysa Arabela Manisya Nian. Pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge All-Stars dan Hydroplus Soccer League All-Stars itu menuntaskan umpan Fadilla dari sisi kanan dengan sepakan terukur yang gagal dihentikan kiper Arab Saudi, Mariam Abed Altavar.
Indonesia terus menguasai permainan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-22. Nafeeza Ayasha Nori memanfaatkan bola rebound dari peluang Fadilla sebelum melewati kawalan pemain belakang Arab Saudi dan menjebol gawang lawan.
Petaka kembali menimpa Arab Saudi pada menit ke-37. Arwa Alrasheed melakukan pelanggaran di kotak penalti dan setelah tinjauan VAR, wasit memberikan kartu merah sekaligus penalti untuk Indonesia.
Jazlyn Kayla Firyal yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakannya membawa Garuda Pertiwi unggul 3-0 sebelum Jazlyn kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41 melalui bola muntah hasil tendangan bebas Ayla Dva Khala Ahisma.
Unggul empat gol pada babak pertama tidak membuat Indonesia mengendurkan tekanan. Memasuki babak kedua, Garuda Pertiwi justru kembali mencetak gol melalui tendangan penjuru Shifana Rizka Nadhifa pada menit ke-49.
Fadilla kemudian menambah keunggulan Indonesia pada menit ke-79 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Arab Saudi. Pesta gol Garuda Pertiwi ditutup gol bunuh diri bek Arab Saudi Dima Ahmed Hegazy setelah gagal mengantisipasi akselerasi Fadilla.
Pelatih Garuda Pertiwi Timo Scheunemann mengapresiasi penampilan anak asuhnya, terutama kedisiplinan lini pertahanan. Ia menilai kemampuan ofensif tim baru terlihat lebih optimal setelah memasuki babak kedua.
“Kalau dari segi kemampuan mereka sebenarnya di atas itu. Babak pertama karena tegang masih belum keluar, tetapi yang membuat saya respek, yang belum keluar ofensifnya, defensifnya sangat taktis,” ujar Timo.
Kapten Garuda Pertiwi Jazlyn Kayla Firyal juga bersyukur timnya mampu meraih kemenangan meyakinkan pada laga perdana. Dua gol yang dicetaknya, menurut Jazlyn, merupakan hasil kerja sama seluruh pemain setelah menjalani persiapan intensif.
“Alhamdulillah kita bisa menang dan so happy banget karena aku juga bisa nyumbang gol buat U-16. Ini juga bukan karena aku sendiri, karena tim juga mau kompak dan mau se-chemistry,” ujar Jazlyn.
Di kubu Arab Saudi, Asisten Pelatih Khalil Tatiana mengakui Garuda Pertiwi tampil lebih dominan hampir sepanjang pertandingan. Meski kalah telak, ia memastikan timnya akan melakukan evaluasi dan berusaha bangkit pada pertandingan berikutnya.
“Kami dihadapkan pada situasi yang sangat sulit sejak awal pertandingan. Kami telah berjuang menghadapinya sebisa kami dan sekarang harus beradaptasi serta mengevaluasi kondisi seluruh pemain untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Dengan kemenangan tersebut, Garuda Pertiwi mengantongi tiga poin dan untuk sementara memimpin klasemen Grup A. Di laga lain, Hong Kong, China, dan Malaysia bermain imbang tanpa gol dan masing-masing mengoleksi satu poin. Sedangkan Arab Saudi yang belum mendapatkan poin menjadi juru kunci klasemen.
Editor: Kholistiono

