31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Ikut Berpartisipasi Dalam Ajang Porsadin VI di Kudus, Beta Media Akan Terus Dukung Ekonomi Kreatif

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah stan tampak berjejer di halaman Pendapa Kudus, di acara Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah (Porsadin) VI tingkat Jawa Tengah. Satu di antara stand tersebut terlihat sebuah banner bertuliskan Beta News dengan sejumlah produk UMKM. Stand tersebut tak lain merupakan stand khusus untuk produk Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kudus yang dinaungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus.

Anif Fahrizi selaku HR & Business Suport Beta Media menjelaskan, bahwa pihaknya diminta Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kudus untuk ikut berpartisipasi di acara tersebut. Menurutnya, hal itu dikarenakan Betanews.id memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi kreatif di Kudus.

“Sejak awal kami memang sangat mendukung para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), khususnya ekonomi kreatif agar terus berkembang. Diwujudkan dengan liputan-liputan kami dan itu juga menjadi bagian ciri khas Betanews.id,” ungkapnya, Sabtu (5/11/2020) siang.

-Advertisement-
Beta Media ikut berpartisipasi dalam gelaran Porsadin VI tingkat Jateng di Kudus. Foto: Ahmad Rosyidi.

Baca juga: Ekonomi Kreatif Ikut Meriahkan Gelaran Porsadin VI Tingkat Jateng di Kudus

Menurut Anif sapaan akrabnya, kondisi ekonomi kreatif di Kudus berkembang dengan pesat. Sekitar dua tahun Pandemi Covid-19, banyak bermunculan pelaku usaha kreatif baru .

“Mungkin karena banyak orang dirumahkan, bahkan terkena PHK. Sehingga masyarakat berpikir keras untuk membuat produk,” terangnya.

Dia juga menegaskan, liputan terkait UMKM yang dilakukan Betanews.id dilakukan secara gratis. Bahkan reporter tidak diizinkan menerima uang dari narasumber. Selain melalui produk berita, pihaknya juga membuat program live streaming khusus untuk mempromosikan produk-produk UMKM.

“Banyak juga calon pembeli yang menghubungi kami melalui akun media sosial, nomor kantor, bahkan ada yang datang juga ke kantor. Dikira kami yang jualan,” ujarnya sambil tersenyum.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kudus Valerie Yudistira Pramudya mengatakan, dalam gelaran itu, pihaknya membuka tiga stan selama tiga hari yang memamerkan 30 produk. Produk itu adalah kopi Muria, beberapa olahan camilan khas Kudus, produk fashion, peci goni, kerajinan bambu, tas kreasi, art work, dan media.

Owner Sidjicoffee itu menjelaskan, Ekraf Kudus adalah sebuah organisasi yang dibentuk untuk mewadahi dan memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif agar bisa lebih maju dan berkembang. Tagline dari kelompok ini adalah ‘Ekraf Kudus Terus Tumbuh Jadi’.

Baca juga: Gairahkan Pariwisata di Solo, Kemenparekraf Dukung Penuh Atraksi Budaya Prajurit Keraton

Dia mengatakan, untuk memajukan ekonomi kreatif Kudus, pihaknya akan berkolaborasi dengan para pelaku usaha atau pun para petani. Pelaku usaha, misal bordir akan didorong untuk dikreasikan dalam bentuk tas atau produk fashion lainnya. Begitu juga produk pertanian seperti parijoto dan kopi Muria agar diolah menjadi produk, baru kemudian dipasarkan.

Untuk meningkatkan ekonomi kreatif, pihaknya juga akan melakukan studi banding ke Solo dan Semarang. Sebab menurutnya, dua daerah itu mempunyai ekonomi kreatif yang sudah maju sejak dulu.

Dia berharap, ke depan Ekraf selalu dilibatkan dalam event-event besar maupun kecil yang diselenggarakan di Kudus atau pun di daerah lain. Sehingga nantinya, ekonomi kreatif Kudus makin dikenal dan diminati.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER