31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Di Tengah Proses PAW yang Masih Berjalan, Gerindra Kudus Kembali Diterpa Isu Pergantian Ketua DPC

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua anggota Fraksi Gerindra DPRD Kudus saat ini sedang menjalani proses pergantian antarwaktu (PAW). Keduanya adalah Sulistyo Utomo yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kudus, kemudian satu lagi yakni Sandung Hidayat.

Proses PAW tersebut, setelah setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus merekomendasikan kedua anggota Fraksi Gerindra Kudus itu diberhentikan dari keanggotaan DPRD Kudus.

Di tengah proses PAW yang berjalan, kini muncul isu pergantian Ketua DPC Partai Gerindra Kudus, yang saat ini dijabat oleh Sulistyo Utomo. Bahkan, beredar kabar, bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra sudah menyiapkan beberapa nama sebagai pengganti Sulistyo Utomo.

-Advertisement-

Baca juga: Dua Anggota DPRD Kudus dari Fraksi Gerindra Diberhentikan, Sulistyo: ‘Kami Akan Melawan’

Terkait hal itu, Sulistyo Utomo mengaku tidak tahu tentang adanya isu pergantian Ketua DPC Gerindra Kudus. Menurutnya, terkait jabatan Ketua DPC adalah kewenangan DPP Partai Gerindra.

“Saya belum tahu. sebab sistem di Partai Gerindra itu top down, langsung dari DPP,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (12/11/2022).

Dia menyadari, dengan sistem partai yang top down, segala sesuatu memang bisa saja terjadi. Apalagi di tengah situasi politik seperti ini, Partai Gerindra Kudus memang bisa diterpa isu berbagai macam.

“Namun, yang jelas untuk Ketua DPC Gerindra itu ditentukan langsung oleh DPP. Semua tergantung dari Pak Prabowo Subianto dan Pak Sekjen, karena beliaulah yang menerbitkan SK. Serta hingga hari ini, saya belum mendengar kabar terkait pergantian ketua DPC Gerindra Kudus,” ujarnya.

Kemudian, terkait dengan proses PAW, ia menegaskan kalau semua ada mekanisme yang harus dilalui. “PAW kan bertahap. Masih bertahap semua, semua ada mekanismenya,” ucapnya.

Sebelumnya, ia selaku pribadi dan pimpinan Partai Gerindra Kudus akan melawan dan menggugat keputusan tersebut ke pengadilan. Sebab jika tidak melawan, menurutnya sama saja mengakui kesalahan tersebut.

“Tentu akan kami lawan dan kami akan menggugat. Sebab jika tidak melawan, sama saja kami mengakui salah. Kami tidak salah, kami berpijak pada aturan. Apakah kami salah atau benar nanti yang membuktikan adalah pengadilan. Karena ini sudah menyangkut marwah Partai Gerindra. Jadi ini nanti yang akan turun tangan dari Partai Gerindra,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dengan isu pergantian Ketua DPC Gerindra Kudus, salah satu kader partai Gerindra Kudus yakni Sandung Hidayat tidak mengiyakan tapi juga tak menyangkalnya. Karena menurutnya, semua hal memang bisa saja terjadi. Sebab, sistem Partai Gerindra adalah top down.

“Sistem Partai Gerindra itu top down, semua DPP yang menentukan. Jadi semua bisa saja terjadi, termasuk pergantian Ketua DPC Kudus,” ujarnya Sandung ketika dihubungi Betanews.id.

Baca juga: Soal Perkembangan Proses PAW Dua Anggota Fraksi Gerindra, Ketua DPRD Kudus: ‘OTW’

Disinggung isu soal nama yang disiapkan oleh DPP untuk menjadi Ketua DPC Gerindra Kudus, di antaranya adalah dirinya dan Valerie Pramudya Yudistira yang merupakan Ketua Sayap Partai Gerindra yakni Gekira, Sandung mengaku, kemungkinan itu ada. Karena dalam politik semua serba mungkin.

“Kalau seperti itu mungkin juga. Namun, tetap DPP partai lah yang menentukan,” tandasnya.

Meski terkesan sungkan, namun Sandung menegaskan akan siap memimpin Partai Gerindra Kudus jika ditunjuk oleh DPP. Hal itu dikarenakan dia adalah seorang kader dan petugas partai yang patuh.

“Saya ini petugas partai. Jika ditunjuk jadi Ketua DPC Gerindra Kudus tentu saya akan siap,” ungkapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER