31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaPENDIDIKANDewan Pendidikan Kota...

Dewan Pendidikan Kota Semarang Gelar Dialog Penguatan IKM

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) menggelar Dialog Pendidikan bertajuk Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka SD, SMP, SMA, SMK Kota Semarang di Hotel Candi Indah Semarang, Senin (21/11/2022). Kegiatan ini diikuti oleh 50 perwakilan kepala sekolah.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) Budiyanto menerangkan, kegiatan jni adalah upaya Dewan Pendidikan untuk mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kota Semarang.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) Budiyanto. Kartika Wulandari.

Baca juga: Komisi D DPRD Kota Semarang Inisiasi Gerakan Minum Tablet Tambah Darah untuk Siswi SMP

- Ads Banner -

“Kegiatan ini adalah hal baru yang harus dilaksanakan oleh sekolah. Sehingga Dewan Pendidikan pun memberikan fasilitas semacam pembekalan untuk implementasi kurikulum merdeka. Dewan Pendidikan di sini membangkitkan dan kita undang kurang lebih 50 perwakilan kepala sekolah, mulai SD, SMP dan SMA di Kota Semarang. Harapannya, dari sini dapat tersebar melalui forum-forum kepala sekolah yang ada,” katanya.

Di sisi lain, Koordinator Pokja Inovasi dan Transformasi Pembelajaran dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah Alif Noor Hidayati menerangkan, Kurikulum Merdeka merupakan sebuah pilihan bukan kewajiban.

Sehingga lewat kegiatan Dialog Pendidikan ini, pihaknya berharap para guru yang mengalami kendala dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka bisa berbagi bersama, sehingga dapat menemukan jalan keluar yang lebih baik.

“Sebetulnya semua kurikulum itu baik pada masanya masing-masing. Jadi baik Kurikulum 2013 bagus, lalu Kurikulum Merdeka pun bagus dalam konteks memberikan kemerdekaan bagi satuan pendidikan untuk merancang kurikulumnya, untuk merancang pembelajarananya, memberikan kesempatan untuk peserta didik untuk belajar sesuai dengan mereka minatnya di mana,” paparnya.

Baca juga: Wujudkan Indonesia Emas 2045, Disdik Kota Semarang Berikan Pendampingan Orang Tua Dalam Mendidik Anak

Ia pun melanjutkan, Kurikulum Merdeka ini memiliki daya tarik tersendiri. Sebab, lewat kurikulum ini guru bisa mengenal siswa lebih baik lewat minat yang dimiliki.

“Ada yang menarik dari IKM, selain ada kemerdekaan bagi sekolah dan siswa. Yaitu adanya pembuatan maping-maping potensi siswa. Jadi sebenarnya guru akan lebih mudah mengetahui minat dan passion setiap anak masing-masing,” tutupnya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler