31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaSOLOBanyak Aduan Petugas...

Banyak Aduan Petugas Parkir Ngepruk Tarif, Gibran: ‘Difoto Terus Laporkan, Kita Kasih Teguran Keras’

BETANEWS.ID, SOLO – Juru parkir nakal masih jadi masalah yang banyak dikeluhkan masyarakat di Solo. Padahal, Wali Kota Solo Gibran rakabuking Raka sudah menggembor-gemborkan untuk menindak mereka agar jera.

Untuk mengatasi masalah itu, Gibran berencana membuat beberapa zona parkir dan sistem tarif dibuat flat atau sama.

“Banyak masukan bagus dari juru parkir, nanti ada zona A, B lalu di tempat misalnya event-event yang sifatnya insidental. Saya setujui untuk tarifnya flat, salah satunya CFD. Tapi nanti biar dibahas lagi ini kan belum selesai,” ujar Gibran usai menghadiri sosialisasi kepada juru parkir di Hotel Lodji, Kamis (3/11/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Tak Patuhi Intruksi Presiden Soal Anggaran Mobil Listrik, Gibran: ‘Banyak yang Lebih Prioritas’

Gibran menegaskan bahwa ke depan, para petugas parkir harus mengenakan seragam yang telah ditentukan saat bekerja. Dirinya juga mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati jika diminta membayar melebihi harga yang tertera pada karcis.

“Kita nggak mau ada istilah parkir ngepruk (menaikkan harga), mesakke (kasihan) para wisatawan, pendatang dan lain-lain,” katanya.

Tak segan-segan, jika masih mendapati juru parkir liar yang nakal, Gibran akan memberikan teguran keras. Ia juga meminta agar masyarakat yang mendapati hal itu untuk memfoto oknum tersebut dan melapor kepadanya. Kendati demikian, ia juga prihatin lantaran ada yang melapor kepadanya soal juru parkir yang mendapatkan kekerasan berupa penganiayaan di lapangan.

“Ya kita kasih teguran keras. Ya difoto aja, tapi keluh kesahnya juru parkir ternyata juga mengalami kekerasan juga di lapangan,” bebernya.

Baca juga: Didukung Nyagub di DKI Jakarta atau Jateng, Gibran: ‘Tunggu Aja Ya’

Lebih lanjut, Gibran juga merencanakan petugas parkir yang menggunakan QRIS sebagai metode pembayarannya. Menurutnya, saat ini metode tersebut perlu diterapkan seiring dengan perkembangan.

“Justru masih berperan, satu juru parkir, satu barcode ya kaya di pasar kae kan satu pedagang satu QRIS,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler