31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaSOLOTak Patuhi Intruksi...

Tak Patuhi Intruksi Presiden Soal Anggaran Mobil Listrik, Gibran: ‘Banyak yang Lebih Prioritas’

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ini tengah menjadi bahan perbincangan. Pasalnya, Gibran memutuskan untuk menghapus anggaran mobil dinas listrik yang diinstrusikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (EV) Sebagai Kendaraan Dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Ketika ditanya, Gibran mengatakan bahwa masih banyak hal yang bisa lebih diprioritaskan, seperti misalnya membangun fasilitas umum. Menurutnya, keputusannya menghapus anggaran mobil dinas listrik sudah tepat.

“Kalau yang namanya mobil nanti bisa ditunda dulu lah ya. Wong sekarang harga mobil listrik masih mahal-mahal. Pilihannya masih sedikit dan saya masih bisa menggunakan mobil yang lama ini. Makanya anggarannya kita alihkan ke yang lain dulu,” kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (2/10/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Gibran Dapat Dukungan dari DPD Golkar Solo untuk Maju Pada Pilgub Jateng 2024

Gibran juga tidak menanggapi jika ada yang protes dengan keputusannya itu. Ia juga menyadari bahwa keputusannya itu akan mendapatkan banyak pro dan kontra dari berbagai pihak.

“Ya intinya ini, kita lihat urgensinya ya, dan skala prioritasnya. Kalau mau beli mobil saya kira timingnya tidak pas. ini kan kita sedang berusaha untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Putra sulung Presiden Jokowi itu meminta agar urusan penghapusan anggaran mobil dinas listrik itu tidak perlu diperpanjang. Keputusan itu ia ambil la dengan mempertimbangkan banyaknya usulan warga untuk memperbaiki pelayanan di Kota Solo.

“Taman cerdas itu banyak request dari kelurahan-kelurahan. Makanya ini lebih prioritas ya. Wis ra sah diperpanjang urusan mobil,” katanya.

Selain itu, Gibran juga tengah mengalokasikan anggaran APBD pengalihan untuk mensubsidi layanan Teman Bus seperti BST (Batik Solo Trans) dan feeder sehingga tetap gratis hingga akhir tahun 2022.

Baca juga: Ridwan Kamil Beri Masukan Gibran Soal Desain Kota yang Bikin Warganya Betah

“Kita sampai akhir tahun kan kita subsidi juga untuk transportasi umum itu lebih berguna, lebih bermanfaat. Nanti untuk pembelian mobil ditunda dulu untuk bangun Taman Cerdas, pasar, perbaikan jalan. Itukan saya rasa lebih penting atau untuk support UMKM. Ini masalah-masalah skala prioritas aja,” paparnya.

Daripada membeli mobil listrik yang saat ini masih terhitung mahal, menurut Gibran lebih baik memprioritaskan pembangunan pasar tradisional selama memimpin Kota Solo.

“Kan kalau yang besar kemarin saya sudah bilang Pasar Kongke. Pak Kadisdag juga sudah presentasi masalah Pasar Panggung Rejo. Saya rasa itu lebih prioritas daripada pembelian mobil ya. Fasilitas publik untuk warga dulu,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler