BETANEWS.ID, SEMARANG – Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang Abdul Hakam menyebut, hingga saat ini, di Kota Semarang belum ditemukan adanya kasus gagal ginjal akut pada anak.
“Hingga saat ini, di Semarang tidak ada,” katanya.
Terkait dengan dugaan penyebab penyakit gangguan ginjal akut misterius yaitu yakni obat sirup penurun panas, Hakam menegaskan tak mau menduga-duga.
“Itukan baru dugaan to, jangan dibesar-besarkan. Dari dulu kita juga mengonsusmsi seperti itu kok. Kecuali kalau ada pabrik baru gitu,” jelasnya.
Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Pada Anak Meningkat, Kenali Ciri dan Gejalanya
Hakam mengaku, pihaknya sudah bekomunikasi dengan BPOM dan farmasi terkait fenomena itu. Pihaknya akan melakukan tindakan jika sebabnya mengarah ke obat penurun panas tersebut.
“Kalau misalnya ada kecurigaan ke arah sana, pasti akan kita tindaklanjuti. Tapi insyaallah mudah-mudahan tidak ada.” ujarnya.
Lebih lanjut, Hakam mengimbau agar warga untuk terus mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari makanan yang bisa menjadi oksidan dalam tubuh. Menurutnya, jika mengkonsumsi makanan bergizi akan baik bagi kesehatan.
“Kalau imbauan ya makan yang bergizi, kemudian hindari makanan yang bisa menjadi oksidan dalam tubuh kita. Oksidan itu banyak sekali, seperti makan berpengawet kemudian makanan yang dibakar,” tutupnya.
Editor: Kholistiono

