31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaKISAHCibiran saat Awal...

Cibiran saat Awal Rintis Usaha Kuliner Tak Bikin Nafis Mundur, Kini Ia Buktikan Bisa Sukses dengan Seblak Ma’e

BETANEWS.ID, JEPARA – Akibat pandemi Covid-19, Durrotun Nafisah (22) harus rela kena PHK dari perusahaan tekstil di Jepara setelah bekerja 1,5 tahun lamanya. Dari uang pesangon dan tabungan, ia kemudian nekat membuka usaha kedai kopi rumahan.

Dengan modal Rp 6 juta, perempuan yang kerap dipanggil Nafis itu membuka kedai kopi di tahun 2021. Siapa sangka, melalui postingannya di media sosial, kedainya itu viral dan banyak didatangi pelanggan dari berbagai kecamatan di Jepara.

Namun, karena lokasinya yang berada di dalam gang dan lesehan, kedainya itu malah banyak dicibir pelanggan yang berekspektasi tak seperti kafe-kafe di Kota. Salah satu dari mereka bahkan dengan sengaja memposting di sosmed dan membuat kegaduhan.

Beberapa pelanggan saat menikmati Seblak Ma’e. Foto: Erna Safitri.
- Ads Banner -

Baca juga: Berawal dari Hobi Masak, Inilah Cerita Ina Rintis Usaha Seblak dengan Konsep Prasmanan

“Awalnya dulu kedai kopi, banyak banget yang menghujat, bilang kedai kok gini. Mereka mungkin berpikir seperti kafe-kafe di kota. Lalu diposting dan masuk akun viral dan dihujatlah kita,” akunya saat ditemui di kedainya, Senin (24/10/22).

Nafis mengaku, justru dari cibiran itu membuatnya semakin yakin untuk berkembang dan mencoba usaha lainnya. Jalan yang ia pilih membawanya pada usaha kuliner berupa Seblak Ma’e yang pelanggannya dari berbagai kecamatan di Jepara hingga Kudus dan Demak.

Meskipun rumahan, Nafis mengaku bersama suaminya, ingin membuktikan bahwa cita rasa Seblak Ma’e yang ia sugguhkan mampu membuat siapa saja datang tanpa memandang kedainya yang kecil dan sederhana itu.

“Dari request pelanggan minta seblak, akhirnya bikin seblak paketan dulu, lalu dapat inspirasi dari TikTok seblak prasmanan. Dibikinlah dan posting di sosmed, Alhamdulillah viral setelah habis lebaran sampai sekarang,”bebernya.

Seblak Ma’e di kedainya itu, memiliki cita rasa gurih, sedap dengan tambahan irisan jeruk limau yang menjadikan kuahnya terasa segar di cuaca panas ataupun dingin. Tak hanya itu, pilihan topping yang melimpah, dengan harga yang murah membuatnya semakin ramai.

Baca juga: Tak Mau Pusing Soal Cinta, Vika Fokus Buka Usaha Seblak Cibaduyut

“Kalau lagi sepi mungkin 50 porsi, tapi kalau pas ramai bisa 100 porsi lebih, kadang malah sore sudah habis isiannya. Ramainya di hari Jumat, Sabtu dan Minggu full,” bebernya.

Setiap hari ,Nafis dan suami disibukkan yang tidak pernah absen dari pelanggan, baik dari anak sekolah hingga dewasa. Ia berharap, ke depannya kedainya semakin berkembang, punya lokasi yang nyaman untuk pelanggan dan membuka cabang kedai.

“Ke depannya bisa buka cabang, punya tempat yang nyaman lagi bagi pelanggan, makin ramai, buka cabang dan makin disukai lagi,” katanya diakhir cerita.

Editor: Kholistiono

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler