31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKUDUSBerburu Pakaian Brand...

Berburu Pakaian Brand Lokal di Kudus Clothing Fest X Bento Kopi

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan muda-mudi terlihat sedang mondar-mandir memilih berbagai pakaian yang dipajang di Bento Kopi, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Sabtu (8/10/2022). Acara bertajuk Kudus Clothing Fest Volume 1 itu memang jadi ajang anak muda Kota Kretek mencari brand lokal yang disukai. Apalagi, acara tersebut memberikan diskon hingga 70 persen.

Menurut Ketua Panitia Fahrizal, Kudus Clothing Fest digelar untuk memberikan dukungan kepada pelaku industri fashion di Kudus agar bisa bangkit kembali. Selain itu, acara itu juga dijadikan sebagai ajang promosi untuk mengenalkan brand lokal secara lebih luas lagi.

Beberapa brand lokal yang mengikuti Kudus Clothing Fest di Bento Kopi. Foto: Sekarwati

“Kudus Clothing Fest bertajuk support local, dengan kata lain kita support brand-brand lokal khususnya sekitar kita. Selain itu, dengan semangat membangkitkan local brand lagi agar mengembangkan para pelaku sablon atau pelaku industri clothing. Tujuannya agar tetap berjalan lah dan untuk menunjang UMKM,” katanya.

- Ads Banner -

Baca juga: Sediakan Pakaian Berkualitas Harga Murah, NR Store Bisa Jual Puluhan Item Sehari

Terdapat 20 brand local yang mengikuti Kudus Clothing Fest, yaitu Locked Target, Zeroun Revolt, Runks Spride, Smokahontas, Hardlife, Narcos, Shine.Id, Glommy, Artwear, Catatan Seiris Semangka, Weish, Atharizz, Enter Vision, Smooth Apparel, Anbreak, Warm Rays, Switch Hard, Paramount Club, Endonesa, Krancat, Blind Studio, dan Vorstenlanden.

“Di sini ada sekitar 20 brand local, ada yang dari Kudus dan luar Kudus juga, seperti Demak, Jepara, Blora, dan Semarang. Produknya itu ada kaus, hot pants, celana panjang, dan topi,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Fahrizal menerangkan yang menjadi keunggulan dari brand lokal yakni memiliki produk yang limited edition. Sehingga pembeli dapat memiliki pakaian yang tidak banyak di pasaran.

“Untuk ciri khas itu tergantung desain, ada yang metal, pop, main-main font, tapi untuk ciri khas Kudus itu pop culture,” terangnya.

Baca juga: Modelnya Keren-Keren, Chalishta Shop jadi Jujugan Pecinta Pakaian Branded

Kudus Clothing Fest juga menggelar beberapa acara seperti Graffity Jamming, pentas band, dan sharing season. Pembeli tidak hanya menikmati pertujukan saja, melainkan juga diberi beberapa edukasi mengenai brand local.

Ia berharap, Kudus Clothing Fest dapat diadakan secara rutin, sehingga brand lokal bisa semakin dikenal dan pelaku industri mendukung satu sama lain.

“Harapannya untuk pelaku-pelaku industri clothing yang dikerjakan anak-anak muda bisa berkembang tidak hanya di Kudus, tapi juga luar daerah, bahkan luar Jawa sampai mendunia. Projeknya laku keras dan tidak ada perselisihan antar satu brand, dan saling mendukung,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler