BETANEWS.ID, SOLO – Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Solo Raya melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Jumat (9/9/2022). Aksi yang dimulai dari Plaza Sriwedari Solo menuju ke Patung Slamet Riyadi atau Bundaran Gladag Solo itu berlangsung dari pukul 13.00 sampai 15.15 WIB.
Dengan semangat, para peserta menyampaikan aspirasinya menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga lengkap dengan membawa spanduk yang bertuliskan penolakan, serta membawa benda yang berbentuk seperti keranda mayat.

Pada aksi tersebut juga turut diikuti oleh Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi PKS, Quatly Abdul Kadir Al Katiri. Kepada Betanews.id, ia menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah, khususnya soal kenaikan harga BBM.
Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, PKS Kudus: ‘Jangan Bebani Rakyat Lebih Berat Lagi’
“Dalam berbagai kondisi di lapangan saya melihat, menanyakan warga, dampak kenaikan BBM ini, kenaikan telur, beras, cabai naik, ini menyengsarakan mereka,” kata Quatly.
Dengan demikian, menurutnya, lama kelamaan daya beli masyarakat semakin menurun, sehingga dengan demikian akan membuat angka kemiskinan dan pengangguran bertambah.
“Ini yang harus dilakukan pemerintah seperti yang saya sampaikan tadi sudah tertuang di alenia ke-4 UUD 1945, dan ini kewajiban pemerintah mensejahterakan rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.
Lebih lanjut, pada aksi tersebur para peserta juga menandatangani spanduk panjang berwarna putih guna membuktikan bahwa masyarakat secara luas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi itu.
“Oleh karena itu, mohon pemerintah supaya memperhatikan aspirasi masyarakat ini supaya tidak terjadi gejolak. Karena pada saatnya, ini akumulasi kesengsaraan masyarakat bisa terjaid gejolak di bangsa ini dan itu tidak kita inginkan di negara yang kita cintai ini,” ujarnya.
Quatly juga mengatakan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan di beberapa daerah lainnya. Menurutnya, PKS akan kembali menggelar aksi jika Pemerintah tidak mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Kemudian dari aksi ini, kalau perlu kita lakukan lagi, akan kita lakukan agar dengan harapan pemerintah segera menurunkan harga BBM,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

