31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaSEMARANGRelokasi Pedagang Buah...

Relokasi Pedagang Buah MAJT ke Pasar Klitikan Penggaron Diundur 24 September

BETANEWS.ID, SEMARANG – Relokasi pedagang buah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ke Pasar Klitikan, Penggaron yang semula direncanakan pada Kamis (15/09/2022), harus diundur menjadi Sabtu (24/09/2022).

Pantauan betanews.id di lapangan, bangunan seperti sekat untuk lapak belum banyak dibuat, meski sudah ada beberapa pedagang yang mulai membuat sekat serta mengecat untuk lapaknya dan menempelkan MMT toko.

Kepala Paguyuban Pasar Grosir Buah MAJT Nur Kholis mengaku, mundurnya perpindahan pasar buah baru karena ada beberapa persyaratan yang baru bisa selesai, sehingga diundur menjadi pekan ini.

- Ads Banner -

Baca juga: 20 Ruang Karaoke di Pasar Klitikan Penggaron Dibongkar Satpol PP Semarang

“Pindahnya mundur, karena nyuwun sewu kemarin ada beberapa persyaratan macam-macam yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Dan karena baru selesai, jadi baru akan pindah besok Sabtu,” katanya saat ditemui di Pasar MAJT.

Untuk progres pembangunan pasar, Nur Kholis mengatakan sudah hampir 80 persen, karena tinggal membuat sekat, pembuatan kantor, dan pemindahan meja. Pihaknya juga mengatakan, dalam perpindahan ini, ada sekitar 150 sampai 160 pedagang yang ikut serta.

“Yang pindah di sini sementara diutamakan untuk pedagang yang sudah punya surat. Lalu untu luas lapaknya di sini juga tergantung surat dari masing-masing pedagang. Ada yang dapat mulai dari ukuran 8 meter, 30 meter, sampai 50 meter,” katanya.

Lalu untuk strategi pemasaran, pihaknya mengaku sudah menyiapkan cara agar nantinya pasar buah ini ramai oleh pembeli, antaranya promosi melalu sosial media, dan melakukan endors.

“Strategi tentu ada, rencana nanti masing-masing penjual saya suruh promosiin ke sosmednya masing-masing, terus kita juga akan melakukan endors,” terangnya.

Baca juga: Hijaukan Kota, Pemkot Semarang Targetkan Punya 1.000 Proklim di Akhir Tahun

Salah satu penjual buah Slamet Doyok (50) mengatakan, saat ini ia sedang membuat sekat untuk lapak barunya, dan akan pindah besok Sabtu.

“Ini lagi proses buat sekat, karena untuk renovasi lapak itu tanggungan masing-masing penjual, nyekat sendiri ngecat sendiri,” katanya.

“Untuk dipindahnya ke sini, saya yakin ramai, karena di sini kan semua pedagang jualnya grosiran. Jadi pasti dicari orang, tenang rejeki nggak kemana,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler