BETANEWS.ID, KUDUS – Omah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus sudah selesai dibangun. Bangunan satu lantai dengan desain minimalis itu akan siap beroperasi pada awal tahun 2023.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus, yakni Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, fungsi dari Omah UMKM ini nantinya untuk memajang aneka produk UMKM unggulan di Kudus. Serta untuk pelayanan lain terkait UMKM.

Baca juga: Bupati Kudus Canangkan Omah UMKM
“Kegunaannya untuk menunjang promosi produk UMKM di Kota Kretek. Selain itu juga nanti ada berbagai pelayanan untuk pelaku UMKM,” ujar perempuan yang akrab disapa Rini kepada Betanews.id, Jumat (30/9/2022).
Selain untuk display produk UMKM, kata dia, nantinya di Omah UMKM juga bisa digunakan untuk melayani konsultasi terkait UMKM. Bisa konsultasi untuk pengembangan dan pemasaran produk, atau konsultasi terkait legalitas.
“Misal konsultasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau juga izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan lainnya,” beber Rini.
Dia menuturkan, Omah UMKM berukuran 14 meter kali 8 meter. Dibangun satu lantai tapi strukturnya dirancang untuk bisa ditambah bangunan di atasnya, jika akan dibangun dua lantai.
“Untuk anggaran pembangunan dari dana APBD tahun 2022. Total anggaran yang digelontorkan kurang lebih Rp 462 juta,” jelasnya.
Baca juga: Hartopo Berharap Festival UMKM Gusjigang Bisa Jadi Rujukan Wisatawan Luar Daerah
Disinggung, kenapa Omah UMKM berada di bagian belakang kantor Disnakerperinkop dan UKM, sedangkan fungsinya juga sebagai penunjang promosi produk UMKM, Rini mengatakan itu yang jadi tugas beratnya. Namun, ia mengaku sudah punya beberapa strategi untuk mempromosikan Omah UMKM ke khalayak umum.
“Nantinya kita bisa sebar paflet dan lainnya, agar warga tahu bahwa di Kudus punya Omah UMKM. Serta, jika nanti disitu dijadikan pelayanan konsultasi UMKM otomatis nanti juga jadi jujugan warga,”terangnya.
Editor: Kholistiono

