BETANEWS.ID, KOTA MAGELANG – Pemerintah baru-baru ini resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax dan Solar. Kenaikan harga BBM tersebut, dikhawatirkan juga berefek domino, termasuk naiknya berbagai barang kebutuhan pokok.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang Syaifullah mengatakan, hingga saat ini belum ada kenaikan harga bahan pokok di pasar yang signifikan.
Baca juga: Ganjar Siapkan Antisipasi Meroketnya Harga Kebutuhan Pokok Usai BBM Naik
“Terkait dengan kenaikan BBM yang dilakukan pemerintah beberapa hari lalu, memang banyak daerah yang terdampak. Namun barangkali, Kota Megelang menjadi saah satu daerah yang tidak terlalu signifikan,” ujar Syaifullah didampingi Kabid Perdagangan, Budi Imam Hakim ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (7/9/2022).
Dijelaskan Syaifullah, bukan berarti Kota Megelang tidak terdampak sama sekali, hanya saja tidak terlalu signifikan. Jika di daerah lain menurutnya mengalami inflasi lebih dari 7 persen, di Kota Magelang tak mencapai angka tersebut.
“Di Kota Magelang sendiri inflasi belum mencapai angka 7 persen, artinya dibanding dengan daerah-daerah lain, Kota Magelang termasuk relatif terkendali terkait dengan komoditi khususnya perdagangan di masyarakat,” jelas Syaifullah.
Kemudian untuk komoditi-komoditi yang lebih spesifik di pasar, dari 18 item bahan makanan, yang mengalami kenaikan hanya 6 komoditi. Itu pun mengalami kenaikan yang tidak terlalu signifikan. Kenaikan harga tidak mencapai 1 persen.
Baca juga: Ngenesnya Sopir Angkot di Kudus; Penghasilan Turun Drastis, Tarif juga Masih Sama Meski BBM Naik
“Kenaikan harga masih dibilang wajar, contoh misalnya, cabai merah besar naik 0,73 persen. Ini kalau boleh dibilang biasanya tanpa ada kenaikan BBM ini pun bisa naik lebih dari ini. Saat ini rata-rata harga Rp 73 ribu, itu contohnya,” jelas Syaifullah.
Dengan begitu, kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi hingga saat ini, katanya belum ada dampak yang berarti di Kota Magelang khususnya dalam bidang perdagangan. Harga-harga kebutuhan pangan bahan pokok masih relatif normal.
Editor : Kholistiono

