31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaKUDUS4 Ruang Kelas...

4 Ruang Kelas SDN 3 Undaan Kidul Rusak Parah Sejak 2020, Sampai Kini Tak Kunjung Direnovasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak empat ruangan kelas di SDN 3 Undaan Kidul kondisinya rusak parah. Bahkan, dua di antaranya atapnya sudah ambrol. Akibatnya, siswa sekolah tersebut hanya bisa menggunakan tiga ruang yang tersisa untuk belajar sehari-hari.

Kepala Sekolah SDN 4 Undaan Kidul Karsono menyampaikan, kejadian robohnya ruangan kelas itu sudah terjadi sejak 2020 lalu. Namun, hingga kini belum mendapatkan bantuan renovasi. Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus soal kondisi sekolahan.

Kondisi atap salah satu ruang kelas SDN 3 Undaan Kidul yang ambrol. Foto: Kaerul Umam

“Rusaknya sebenarnya sudah sejak 2020, tapi karena tidak diperbaiki ya kerusakan merembet ke ruangan lainnya,” beber Karsono kepada betanews.id, Jumat (16/9/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Atap Puskesmas Sidorekso Kudus Rusak Parah

Sebenarnya, SD 3 Undaan Kidul yang berlokasi di Dukuh Gatet, Desa Undaan Kidul, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu sudah dilakukan regrouping dengan SDN 4 Undaan Kidul pada 2018 lalu. Namun, jaraknya yang jauh sekitar 4 kilometer dari SD tersebut, banyak warga setempat yang meminta agar sekolah tetap dibuka dan dijadikan tempat belajar mengajar.

“Karena SD ini ikut regrouping dengan SD 4 Undaan Kidul, tidak dapat dibangun dan kini terbengkalai. Tapi kami kasihan dengan siswa yang ada di sini karena dari 7 bangunan kelas hanya ada tiga kelas saja yang bisa ditempati. Bahkan satu ruangan kelas ditempati untuk dua kelas,” jelasnya.

Baca juga: Jalan Menuju Wonosoco Rusak Parah, Tak Pernah Diperbaiki Selama Belasan Tahun

Saat ini, jumlah siswa yang belajar di sekolah tersebut ada 50 siswa mulai dari kelas satu sampai enam. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2019 yang hanya 29 siswa saat gabung dengan SD 4 Undaan Kidul.

“Kemudian guru di sini juga ada tiga guru tidak tetap (GTT) yang masing-masing guru harus mengajar dua kelas,” terangnya.

Ia pun berharap agar sekolahan tersebut bisa mendapat solusi dari dinas terkait agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler