BETANEWS.ID, KUDUS – Minuman berwarna cokelat dengan isi kelapa muda yang diiris kotak kecil tampak tersaji di sebuah cangkir di Wedangan Wates, Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Minuman tradisional tersebut merupakan ikon di kedai tersebut, yang rupanya masih punya banyak penikmat hingg saat ini.
Owner Wedangan Wates Muhamad Suharsono mengatakan, ia menjual minuman tradisional untuk melestarikannya. Menurutnya, minuman tersebut sebagai bagian promosi lantaran dijual dengan harga murah yakni hanya Rp3 ribu saja. Dalam setiap harinya, ia bisa menjual puluhan porsi wedang coro.

“Sebenarnya di kedai ini saya ingin mengangkat minuman jahe rempah yang juga minuman tradisional dengan pancingan wedang coro. Namun, banyak pembeli malah penasaran dengan wedang coro, khususnya kalangan remaja yang tidak tahu dengan minuman tersebut. Makanya hingga kini wedang coro adalah minuman yang banyak diburu pembeli,” bebernya, Selasa (26/7/2022).
Baca juga: Wedangan Wates, Tempat Cari Minuman Tradisional yang Harganya Murah
Ia menambahkan, bahan-bahan dalam pembuatan wedang coro itu merupakan bahan murni tanpa pengawet. Bahan tersebut seperti gula aren, gula merah, gula pasir, jahe, daun sereh, dan kelapa muda.
Ia menyebut, minuman tradisional itu banyak khasiatnya bagi tubuh. Di antaranya bisa menghangatkan tubuh, bisa mengobati kembung, mengobati demam, dan tubuh lebih enteng.
“Kata orang tua wedang coro ini banyak khasiatnya dan sangat menyehatkan tubuh. Itu yang membuat minuman ini masih eksis diburu pembeli, khususnya kalangan orang tua,” jelasnya di kedai yang buka mulai pukul 15.00 WIB hingga 24.00 WIB itu.
Baca juga: Minuman Tradisional yang Dikemas Kekinian di Cafe Love Jamu Jadi Primadona Anak Muda
Selain weadng coro, kedainya juga menyediakan jahe rempah, wedang secang, dan ada aneka kopi, rujak es krim, dan cemilan meliputi tahu walik dan tela-tela.
“Kalau harga mulai dari Rp3 ribu untuk wedang coro hingga yang paling mahal adalah Rp9 ribu untuk aneka wedang jahe,” tukas bapak dua anak tersebut.
Editor: Ahmad Muhlisin

