BETANEWS.ID, KUDUS – Lidya (35) tampak sibuk membolak-balik sate-satean di outlet Bakaran Pancoran di Depan SDIT Al Islam, Jalan Veteran No.8, Desa Glantengan, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Beberapa kali ia mengoleskan bumbu ke jajanan tersebut yang bau harumnya langsung menyeruak.
Sehari-hari, ia memang lebih banyak beraktivitas di outlet yang baru dirintisnya Februari 202i lalu itu. Di sana, ia menjajakan aneka bakaran dengan saus buatannya sendiri.

Sebelum merintis usaha, Lidya merupakan karyawan sebuah startup di Jakarta. Lantaran sudah bosan kerja di perusahaan atau ikut orang lain, ia kemudian memutuskan pulang kampung ke rumah suaminya yang ada di Kudus pada 2020 lalu dan kemudian merisntis usaha.
Baca juga: Dengan Saus Bakaran Pancoran, Bikin Kuliner Panggang Kini Makin Mudah dan Dijamin Enak
“Jadi karyawati di Jakarta kayaknya sudah hampir sepuluh tahun. Dari mulai single sampai punya anak. Lalu mikir, sepertinya harus ada perubahan. Tidak mungkin kan kita sampai umur pensiunan jadi karyawati, karena memang harus maju gimana caranya tidak bergantung terus sama orang,” ujar wanita asli Jakarta itu, Sabtu (23/7/2022).
Meskipun memiliki penghasilan yang jauh berbeda dari sebelumnya, Lidya mengaku kini lebih menikmati hidup saat menjadi pengusaha. Ia mengaku dapat mengatur pola hidupnya, serta teliti dalam menghitung pemasukan dan pengeluaran.
Baca juga: Dari Hobi Masak Sejak SD, Nindy Wujudkan Mimpi Usaha Kuliner di Squash Drink
“Sebenarnya kalau dari penghasilan balik lagi ke diri kita. Bedanya kalau pas masih karyawati kita tahu gajinya tetap, beda dengan usaha. Setiap hari kita punya, tapi tidak menentu karena usaha kan hasilnya belum tentu sama setiap hari,” imbuhnya.
Di tempatnya itu, selain menuual bakaran, ia juga menjual saus instan untuk bumbu panggang. Saat ini, ia melayani pemesanan dengan cara pre order dengan rasa barbeque dan black paper yang harganya kisaran Rp35 ribu hingga Rp45 ribu. Pemesanan bisa melalui Instagram @bakaranpancoran_kudus dan melalui nomor WhatsApp 0878 7035 9550.
Editor: Ahmad Muhlisin

