31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Tak Ingin Ikut-ikutan Jual Es Viral, Misbah Pilih Usaha Jamu Kekinian di Kudus

BETANEWS, KUDUS – Berbisnis sambil mengedukasi menjadi pegangan Misbah (45) saat merintis Cafe Love Jamu April lalu. Usaha waralaba itu ia pilih karena ia ingin mengenalkan minuman tradisional kepada anak muda di tengah minuman-minuman viral.

Laki-laki yang berlatar belakang seorang Analis Kesehatan ini berpikir, es viral tersebut punya garis waktu sebentar, sehingga keuntungannya akan cepat menurun seiring pergantian trend.

Salah satu menu minuman di Cafe Love Jamu. Foto: Sekarwati

“Saya itu tidak mau yang model viral, karena menurut saya jika ikut jual minuman viral nanti nurunnya juga cepet. Kalau yang slow moving tidak fast moving, biasanya umurnya panjang,” katanya pada betanews.id, Kamis (21/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Cerita Misbah Jual Pentol Khas Muria dengan Brand Pentol Gebyur yang Masih Eksis Hingga Kini

Mengenalkan konsep Love Jamu, warga yang berjualan di Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 2 RT 3 RW 7 Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu sering mendapatkan pengalaman menarik saat menghadapi pelanggan. Terlebih ketika melayani pembeli yang hanya mengetahui menu-menu viral. Meskipun begitu, Misbah pun tetap mengedukasi dan mengenalkan varian rasa pada minumannya.

“Biasanya segmen anak-anak itu kan tahunya minuman-minuman viral. Datang ke sini pesannya minuman warnanya hijau, lah tahunya matcha, sedangkan kami di sini pakainya daun kelor. Terus ada yang minta rasa anggur, kami kasih yang varian telang,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, Misbah bahkan sering mendapatkan komentar harga dari pembeli. Hal itu disebabkan ketidaktahuan pelanggan dengan kualitas bahan yang ia gunakan, sehingga menilai minuman Love Jamu lebih mahal daripada lainnya.

“Kalau yang menganggap mahal biasanya pembandingnya yang harga di bawah Rp10 ribu. Tapi kalau pelanggan tahu bahan yang kita pakai, tahu kualitas dan dosis yang kita pakai pasti dibilang murah,” jelasnya.

Baca juga: Minuman Tradisional yang Dikemas Kekinian di Cafe Love Jamu Jadi Primadona Anak Muda

Di tempatnya itu, Misbah menyediakan menu esktrak jamu telang, rosela ungu, jahe lemon, kunir asem, beras kencur, uwuh, dan kelor. Misbah juga memberikan beberapa tambahan smooth dalam minumannya, seperti sparkling atau soda dan susu. Tidak hanya itu, pemanis yang ia gunakan pun menggunakan bahan alami, yakni madu dan cairan glukosa.

Sedangkan untuk harga minuman Love Jamu, untuk rasa orisinal Rp12 ribu, es dengan smooth sparkling Rp13 ribu, dan susu Rp15 ribu.

“Bahannya itu dari sana, bukan bubuk tapi serbuk dan itu diproses secara modern. Kalau pemanisnya itu kita gunakan gula cair yang glukosa dan madu,” tandas Misbah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER