BETANEWS, KUDUS – Di depan Universitas Muria Kudus (UMK), Jalan Lingkar Utara Kudus, terdapat stan yang menjual Pancake Jepang yang sedang viral, yakni di Dear Souffle. Tampak beberapa pembeli mampir untuk menikmati kuliner yang baru ada di Kudus itu.
Menurut Ester Christine (32), pancake yang terbuat dari campuran putih telur dan kuning telur ini, memiliki tekstur yang lembut dan flafi. Sehingga banyak orang juga sering menyebut makanan khas negeri sakura ini, dengan julukan pancake goyang.

Baca juga: Mulai Rp 5 Ribu, Kuliner Khas Jepang di Kedai Eiji Yatai Kudus Ini Wajib Kamu Coba
“Teksturnya itu lembut, flafi, jadi banyak yang nyebut pancake goyang. Rasanya juga enak dengan berbagai varian rasa,” katanya pada betanews.id, Sabtu (20/8/2022).
Terdapat 13 varian rasa Pancake Jepang yang ada di Dear Souffle dengan tiga series, diantaranya glaze series, cream series, dan premium series. Untuk satu pancake, Ester menjualnya seharga mulai dari Rp8-13 ribu.
“Kita ada 13 rasa, untuk glaze series ada coklat, strawberry, tiramisu, dan green tea taro. Yang cream series, yaitu choco cream, strawberry cream, blueberry cream, dan cheese cream. Terus premium series itu nuttela, ovamaltine, skippy, biscoft,” sebutnya.
Ester menerangkan pada grand opening pada 19 Agustus, pembeli banyak yang meminati pancake pada viarian rasa nuttela dan tiramisu. Terlebih bagi pecinta manis sangat cocok dengan kuliner satu ini.
“Yang paling best seller saat ini nuttela dan tiramisu. Kalau yang suka manis itu lebih suka milih yang cokelat glaze dan nuttela. Tapi yang suka dominan tidak manis milihnya tiramisu,” terangnya.
Baca juga: Mencicipi Nikmatnya Mi Udon di Kedai Maki No Udon, Menu Ini yang Paling Laris
Meskipun terbilang baru, Ester mengaku mendapatkan respon positif dari pelanggananya. Pembeli dapat memesan pancake Jepang secara online melalui WhatsApp 085777789900, dan Instagram @dearsouffle.id.
“Kemarin buka 17 dan 18 Agustus kita masih soft opening ,jadi baru buka hari ini. Respon pembeli bagus banget, yang mau join usahanya saja sudah waiting list, lebih dari delapan orang,” ungkapnya.
Editor : Kholistiono

