31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Keterbatasan Fisik Tak Halangi Sulikin Hasilkan Patung dan Ukiran yang Keren

BETANEWS.ID, KUDUS – Punya keterbatasan fisik tak pernah menghalangi Sulikin (24) untuk menghasilkan karya yang keren. Warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu tak ingin menggantungkan hidupnya pada orang lain sejak dinyatakan lumpuh saat masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

“Lumpuh dari waktu SD kelas satu. Jatuh (dibawa ke dukun urut) dan sampai sekarang menggunakan itu. Dulu waktu lahir kan saya tidak apa-apa tapi seiring berjalannya waktu kalau jatuh dikit itu mudah patah. Dan di bawa ke dokter itu katanya tulang rapuh. Sekarang alhamdullillah sudah melewati masa-masa itu,” ucapnya, Minggu (7/8/2022).

Sulikin sedang membuat kerajinan ukir di rumahnya. Foto: Ma’isatul Aulia

Pria yang akrab disapa Ulik itu mengerjakan semua kerajinan berbahan kayu sendiri, mulai dari menggambar pola, mengukir, hingga pengecetan. Kerajinan yang dibuatnya juga beragam, seperti patung, ukir wajah, asbak, dan wayang.

-Advertisement-

Baca juga: Kerennya Kerajinan Ukir Kayu Buatan Disabilitas Kudus yang Sudah Kirim Hingga Batam

Semua kerajinan itu bisa dibuatnya dalam rentang waktu sehari sampai seminggu tergantung kerumitannya. Sedangkan untuk harganya mulai Rp100 ribu hingga Rp800 ribu. Ulik memasarkan usahanya melalui media sosial yakni Facebook  “Maung bodas ll” dan nomor whatsapp 0857 0104 0408.

“Sejauh ini, pembeli paling ramai berasal dari Kudus, dan sudah sampai ke luar daerah, salah satunya Batam,” katanya.

Baca juga: Mewah dan Full Ukiran, Sangkar Perkutut Karya Warga Kudus Ini Peminatnya Hingga Luar Negeri

Ulik mengembangkan usaha ukirannya sudah dari tiga tahun lalu. Ide itu terpikirkan saat melihat  banyaknya limbah kayu yang berada di sekitarnya.

“Berawal dari melihat banyaknya limbah kayu. Ingin menjadikan kegiatan (untuk kesibukan) dan semakin hari semakin menarik untuk bisa menjadi lebih baik. Kadang ada yang minat itu sebuah kepuasan tersendiri, dan alhamdulillah sekarang sudah banyak yangg terjual,” pungkas Ulik.

Penulis: Ma’isatul Aulia (Mahasiswa Magang IAIN Kudus)

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER