31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaSOLOGibran Marah Warganya...

Gibran Marah Warganya Dipukul Paspampres: ‘Nggak Terima Warga Saya Digituin’

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka naik pitam setelah mengetahui kebenaran kabar aksi arogan anggota Paspampres yang memukul sopir truk di Simpang Girimulyo, Solo. Saat anggota Paspampres bernama Hari Misbah menyampaikan permintaan maaf di hadapan wartawan, dia tiba-tiba menyerobot masker yang digunakan hingga terputus talinya dan jatuh ke lantai.

Setelahnya, Gibran kemudian berdiri di belakang Hari dengan kedua tangan bersedekap di dada. Raut muka Gibran terlihat marah memandangi Hari yang sedang memberi keterangan pers.

Baca juga: Viral Dugaan Pemukulan Oleh Paspampres di Solo, Gibran Langsung Turun Tangan

- Ads Banner -

Hari kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada korban, keluarga dan masyarakat Solo. Ia mengaku khilaf sehingga bertindak arogan melakukan pemukulan terhadap sopir truk yang berserempetan dengan mobil yang ditumpanginya.

“Saya salah, saya minta maaf atas kesalahan saya dan tidak akan mengulangi kesalahan saya. Saya minta maaf kepada bapak yang saya pukul dan keluarganya. Karena perbuatan saya, mungkin menyakiti hati dan keluarganya,” ujarnya.

Namun, Gibran menilai permintaan maaf tersebut belum cukup dan belum menyelesaikan permasalahan. Apalagi permintaan maaf disampaikan setelah beberapa hari peristiwa terjadi dan viral di media sosial.

“Bagi saya belum cukup. Mereka minta maaf kan karena beritanya viral. Kalau enggak viral mereka enggak mungkin minta maaf. Iya lihat aja lah nanti ya, saya sih nggak terima warga saya digituin, dia (korban) nggak salah kok, dia Paspampresnya juga sedang dalam kondisi tidak mengawal siapa-siapa,” ujar Gibran.

Gibran juga menyebut telah mengantongi barang bukti berupa rekaman CCTV pada saat kejadian tersebut. Apalagi, lokasi tersebut tidak jauh dari kediamannya.

“CCTV-nya sudah saya pegang juga, kejadiannya udah jelas banget, kasar banget, udah saya pegang videonya. Kejadiannya juga ada di dekat rumah saya, coba bayangno, aku isin banget, wes ya tugasku ngelindungi warga, urusane Paspampres biar sama komandannya,” ungkapnya.

Ditanya soal sanksi apa yang akan diterima oleh oknum tersebut, Gibran mengatakan bahwa hal itu merupakan urusan dari komandannya. Ia sendiri mengatakan bahwa urusannya hanyalah melindungi warganya yang tidak bersalah.

Baca juga: Anggota Paspampres yang Pukul Sopir Truk Minta Maaf

“Imbauannya biar disampaikan komandannya saja. Tanggung jawab saya melindungi warga saya yang dipukul,” tegasnya.

Lebih dari itu, Gibran juga melarang kepada awak media jika mewawancarai korban. Menurutnya hal tersebut akan membuat korban semakin merasa terintimidasi.

“Korbannya, jangan mbok parani mesakke (jangan didatangi, kasihan) soalnya saya takut bapaknya terintimidasi, wedi lho dingonokke (takut lho digitukan),” ujar suami Selvi Ananda itu.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler