BETANEWS, KUDUS – Lapak es campur Tasik yang berada di Jalan Lingkar Utara Kudus, Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu terlihat cukup ramai pembeli. Mereka tampak begitu menikmati sajian es di tengah teriknya matahari Kota Kretek.
Siang itu, lapak milik Harmoko (23) tersebut memang kedatangan pembeli yang silih berganti. Mereka rupanya tergoda untuk mencicipi kesegaran es campur yang sudah masyhur di berbagai daerah itu.

Menurut Moko, Es Campur Tasik buatanya itu dikenal memiliki rasa yang lebih segar dan enak. Selain itu, tampilannya juga terlihat menarik dengan warna kuah oranye. Kuah itu campuran dari gula pasir dan gula merah.
Baca juga: Es Rumput Laut Taman Menara Kudus, Segarnya Tiada Duanya
“Kalau kata pembeli Es Campur Tasik rasanya beda, lebih enak dan segar. Terus tampilannya juga lebih menarik,” kata Moko pada betanews.id, Sabtu (16/7/2022).
Es Campur Tasik buatan Moko ini dijual dengan harga Rp6 ribu per mangkuk. Dalam setiap porsi berisi rumput laut, sagu mutiara, potongan roti tawar, kolang kaling, cincau, dan jeli.
Selain pembelian di lapak, ia juga sering mendapat pesanan untuk berbagai acara, seperti hajatan atau pernikahan.
Baca juga: Es Cokelat dengan Roti Cocol di Kudus Ini Banyak Digemari, Ternyata Karena Ini
“Pembeli kebanyakan asli Kudus sini, ada juga yang dari Jepara. Bahkan ada pula yang langganan. Selain itu, pernah dipesan buat hajatan,” terangnya.
Untuk menikmati Es Campur Tasik ini, pembeli dapat mendatanginya secara langsung dari pukul 9.00 sampai 16.00 WIB. Kemudian jika ingin memesan bisa menghubungi WhatsApp 0858 7180 2695.
Editor: Ahmad Muhlisin

