31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKISAHPenghasilan di Garut...

Penghasilan di Garut Tak Menentu, Mulyati dan Keluarga Nekat Jual Bendera ke Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita terlihat sedang menunggu pembeli di lapak bendera, Jalan Sosrokartono, Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Sembari menunggu, ia terlihat menata bendera yang tertiup angin.

Wanita bernama Mulyati (40) itu terlihat lebih banyak menunggu pembeli, karena lapaknya masih sepi. Meski begitu, wanita asal Garut itu berharap momen Kemerdekaan tahun ini bisa dapat banyak uang untuk menyambung hidup.

“Saya tetap semangat menjual bendera ini agar bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk biaya sekolah anak-anak,” bebernya kepada betanews.id, Senin (25/7/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Pandemi Mereda, Penjual Bendera Asal Garut Banyak yang Adu Nasib ke Kudus

Mulyati menjelaskan, alasannya berjualan bendera lantaran pekerjaannya jadi kuli batu bata hasilnya tak menentu. Dalam satu pekan, paling banyak ia hanya bekerja selama tiga hari.

“Kadang sehari membawa Rp20 ribu sampai paling banyak Rp50 ribu. Itupun tidak bekerja setiap hari. Biasanya saya bekerja itu kalau ada panggilan dari penjual batu bata yang mau dikirimkan ke konsumennya,” tutur ibu dua anak tersebut.

Hal itu makin berat karena pekerjaan suaminya juga tidak menentu, lantaran hanya menjadi seorang ojek pengkolan yang seharinya bisa membawa antara Rp25 ribu sampai Rp50 ribu. Makanya, ia bersama suami lalu nekat pergi ke Kudus untuk adu nasib.

Baca juga: Kisah Dewi Pontang-Panting Cari Nafkah Sejak Single Parent, Terus Semangat Agar Anaknya Sukses

“Harapannya ya laris, banyak yang beli, supaya bisa mendapat uang untuk dibawa pulang. Saya di sini juga ada anak yang ikut dan suami berjualan di tempat yang berbeda,” harapnya.

Meski sudah dua kali berjualan bendera di tahun sebelumnya, hasil yang ia dapatkan katanya lebih banyak dari penghasilan sehari-harinya. Menurutnya, dalam penjualan bendera itu ia bisa membawa uang Rp1,9 juta setelah tanggal 17 Agustus.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler