BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus terlihat cukup ramai, Rabu (6/7/2022) pagi. Beberapa pengedara yang lewat itu ada yang mampir di gerobak gorengan yang menjual Tahu Sumedang. Para pembeli yang mampir itu terlihat disambut dengan ramah oleh seorang pria yang diketahui bernama Medi (65).
Usai melayani pembeli, Medi bercerita soal usaha yang sudah dijalani selama setahunan ini di Kudus. Menurutnya, tahu Sumedang yang dijual Rp1 ribu ini memiliki tekstur yang kering, renyah, dan gurih. Tidak hanya itu, isinya juga lebih padat dan lembut saat dimakan. Cita rasa khas ini berasal dari rendaman garam dan adonan khusus dari pabriknya.

“Cuma garam aja ga diapa-apain, hanya adonannya yang khusus dari pabriknya,” imbuhnya.
Baca juga: Masabi Food & Drink, Tempat Cari Jajanan Korea dan Jepang yang Lagi Hits di Kudus
Selain tahu Sumedang, Medi juga menjual beberapa gorengan lainnya, seperti tempe mendoan dan pisang goreng. Untuk tempe mendoan Medi menjualnya seharga Rp5 ribu isi empat dan pisang goreng Rp2.500.
“Tahu Sumedang Rp1 ribu, gorengan lainnya tempe mendoan Rp5 ribu dapat empat dan pisang goreng ini Rp2.500,” terangnya.
Medi yang mulai mangkal pukul 06.00 sampai 21.00 itu langsungmenggoreng tahu Sumedang di lapaknya itu, sehingga gorengan yang dijualnya itu selalu hangat dan garing.
Baca juga: Outlet Ngem-mil yang Sediakan Jajanan Kekinian Ini Digandrungi Banyak Anak-Anak di Kudus
“Saya dikirim tahu Sumedang pake mobil dari pabrik buat dijual di sini,” ujarnya.
Tidak hanya berlokasi di Prambatan Kidul, teman-temannya juga ada yang jualan di Rembang dan Jepara. Medi mengatakan mayoritas penjualnya juga asli dari kota penghasil tahu Sumedang.
“Jualnya ada yang di Rembang bahkan sampai Jepara juga ada,” tandas Medi.
Editor: Ahmad Muhlisin

