31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKISAHKeluar Kerja Demi...

Keluar Kerja Demi Dampingi Anak, Nia Rintis Wingko Menoro yang Kini Ramai Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS – Silviatur Rohmania (29) mulai mengambil wingko yang sudah matang satu persatu dari wajan cetakan yang berbentuk bundar. Setelahnya, ia memasukkan wingko ke dalam kemasan kardus yang kemudian diberikan kepada pelanggan.

Pagi itu, ia berjualan seperti biasa di stan yang ia sewa di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kudus. Lalu lalang kendaraan menemaninya membuat wingko dari pukul 8.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Wingko Menoro jual Nia yang disajikan dalam keadaan hangat. Foto: Erna Safitri

Nia menceritakan, usaha tersebut merupakan warisan mertuanya yang dirintis pada 2005 lalu. Waktu itu, wingko tersebut hanya melayani pemesanan saja dan hanya buka lapak di Car Free Day (CFD) saja.

- Ads Banner -

Baca juga: Wingko Menoro yang Dijual Anget-Anget Ini Tawarkan Sensasi Lembut Sejak Gigitan Pertama

Awalnya, ia hanya ikut berjualan saja, karen ia masih bekerja di salah satu toko hijab dan konveksi di Kudus. Ketika anaknya masuk PAUD, ia dan suami mulai bingung dengan aktivitas antar jemput buah hatinya itu.

“Karena anak saya sekolah PAUD tidak ada yang mengantar, saya juga terikat kerja di toko hijab dan konveksi Kudus. Makanya saya berhenti dan milih antar anak tapi pengen punya usaha. Ya sudah mantap lanjut jualan wingko tiap hari di sini,” terangnya, Jumat (8/7/2022).

Sejak keputusannya dua tahun lalu, Nia kini berjualan wingko yang diberinya nama Wingko Menara. Ia juga mengatakan saat ini usaha wingkonya cukup ramai pembeli apalagi saat ramai peziarah.  

Menu yang ditawarkan di stan Wingko Menoro adalah wingko, gabin tape serta aneka camilan lain yang dapat dipesan. Camilan tersebut yaitu pukir roti, jentik manis, bugis putri mandi, semar mendem, lemper, arem-arem, klepon, roti bolu ban, puding agar-agar, apem, onde-onde, martabak mini, senteling, tahu bakso, dan pisang krispi.

Satu porsi wingko, ia hargai Rp10 ribu isi 6 biji dengan harga satuan Rp1.600. Sedangkan untuk gabin tape Rp10 ribu isi 5 biji, harga satuan Rp2 ribu. Untuk porsi campur, wingko dan gabin tape dihargai Rp11 ribu.

Baca juga: Kisah Pipit Rintis Bisnis Cokelat Karakter yang Kini Suplai 50 Toko dan Minimarket di 7 Daerah

Ke depannya, ia berharap usahanya berkembang dan semakin banyak menu baru yang lebih banyak, terutama memperbanyak rasa wingkonya yang tidak hanya durian atau nangka.

“Harapannya makin laris, banyak menu lagi dan tambahan rasa untuk wingkonya,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler