BETANEWS.ID, SOLO – Kontingen dari 11 negara peserta ASEAN Para Games 2022 menghadiri welcome dinner di Pura Mangkunegaran, Kamis (28/7/2022). Malam itu, mereka dimanjakan dengan sajian khas Jawa seperti tengkleng, nasi liwet, timlo solo, wedang ronde, dan selat solo.
Di sela-sela acara, mereka dihubur dengan berbagai penampilan penyanyi papan atas Indonesia dan ada juga penampilan penari Golek Montro dan Bandayuda yang diiringi gamelan dari Kemantren Langenpraja.
Acara tersebut sekaligus juga jadi acara peluncuran lagu tema APG 2022 yaitu Stryfing For Equality yang dinyanyikan Lucky Octavian (Idol), Inara, Kezia, dan Ricardo Ryo. Selain itu, ada juga penampilan pelukis pasir, Vina Candrawati yang membuat hadirin terpukau.
Baca juga: Ramaikan Venue Cabor APG 2022, Pemkot Solo Akan Kerahkan Pelajar
Dijumpai seusai acara, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengatakan, kegiatan ini dapat menjadi cara untuk mengembangkan dan memperkenalkan Budaya Jawa, khususnya di Pura Mangkunegaran kepada perwakilan negara Asia Tenggara.
“Kesempatan yang baik silaturahmi dan awal yang baik untuk kegiatan ASEAN Para Games di Solo. Ini kan acara internasional tentu mempunyai nilai yang lebih dari sekedar acara olahraga dan juga menunjukkan kekuatan dari saudara-saudara kita juga. Semoga ini bisa sukses dan bisa menyukseskan pariwisata dan menjaga kebudayaan Kota Solo,” tutur Gusti Bhre.
Baca juga: Kabar Gembira! Opening-Closing Ceremony dan Semua Cabor APG 2022 Bisa Ditonton Gratis
Dengan digelarnya welcom dinner ini, Pura Mangkunegaran sudah kedua kaliya digandeng sebagai venue untuk menyambut para tamu mancanegara, setelah kegiatan Trade Investment Industry and Working Group (TIIWG) G20 lalu.
“Salah satu sarana yang bisa gunakan untuk mengenalkan Budaya Jawa, Budaya Mangkunegaran yang jangkauannya sangat luas, karena tidak hanya nasional tapi juga internasional. Jadi kita mempunyai cita-cita mempunyai visi bagaimana memperkenalkan budaya Mangkunegaran hingga luar negeri,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

