BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu, Solikhah (56) dan keluarganya sedang sibuk membersihkan rumahnya dari lumpur sisa banjir. Mereka juga terlihat mencuci perabotan dan pakaian yang tak sempat diselamatkan. Banjir yang datang pada malam hari itu juga merendam motor dan kulkas hingga rusak.
Warga Desa Kesambi RT 1 RW 5, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus itu mengaku tak tahu pasti waktu banjir masuk rumahnya. Sebab, malam itu dirinya tidur pulas dan saat terbangun pada pukul 3:00 WIB, Ia kaget air sudah masuk rumahnya setinggi lutut.

“Saya pun panik dan kemudian membuka pintu dan air banjir yang masuk lebih banyak, sampat sepinggang. Perabotan pun banyak yang terendam banjir,” ujar Solikah kepada Betanews.id, Kamis (14/7/2022).
Baca juga: Sungai Piji Penuh Sampah Sebabkan 59 Rumah di Kesambi Kudus Terendam Banjir
“Kemungkinan barang elektronik yakni kulkas dan kipas angin yang terendam rusak. Motor yang terendam juga tadi mogok dan tdak bisa nyala. Mungkin rusak juga,” bebernya.
Kepala Desa Kesambi Muhammad Masri mengatakan, banjir terjadi karena limpasan Sungai Piji itu merendam puluhan rumah. Menurutnya, penyebab banjir itu karena curah hujan tinggi dan tumpukan sampah di beberapa jembatan di Sungai Piji. Akibatnya, sungai yang tak bisa menampung debit air lalu menggenangi rumah warga.
“Total ada 11 RT dan enam RW yang terdampak, serta 59 rumah yang kebanjiran. Ketinggian air bervariasi antara lima hingga satu meter,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

