Ribuan Kader PDIP Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sungai Bengawan Solo

BETANEWS.ID, SOLO – Kader PDI Perjuangan Solo melaksanakan upacara bendera untuk memperingati  Hari Lahir Pancasila di pinggir Sungai Bengawan Solo, Rabu (1/6/2022). Upacara tersebut merupakan salah satu rangkaian acara dalam memperingati Bulan Bung Karno 2022.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, upacara tersebut memang snegaja dilaksanakan di pinggir sungai. Itu merupakan amanat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta kadernya peduli kebersihan sungai.

FX Hadi Rudyatmo memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Sungai Bengawan Solo. Foto: Khalim Mahfur

“Upacara di sini ini supaya Sungai Bengawan Solo itu bukan riwayatmu kini, namun riwayatmu dulu sebagai  sungai yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Rudy.

-Advertisement-

Baca juga: Ganjar Apresiasi Peringatan Hari Lahir Pancasila Dipusatkan di Tempat Bung Karno Renungkan Pancasila

Menurut Rudy, upacara tersebut diikuti oleh sekitar 2 ribu kader yang terdiri dari satgas, anak ranting, ranting, PAC, serta kader-kader lainnya. Di samping itu, Rudy mengatakan bahwa sebelumnya sudah digelar Umbul Donga atau memanjatkan doa Lintas Agama di Monumen 45 Banjarsari, Selasa (31/5/2022) malam.

“Kemarin Umbul Donga Lahirnya Pancasila ini agar Pancasila ini tetap terjaga sebagai dasar negara dan ideologi  negara, ideologi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan,” jelasnya.

Selain itu juga akan ada rangkaian acara yang lainnya, seperti donor darah, tahlilan bersama di Benteng Vastenburg, konser, tarian massal Gatotkaca dan dilanjutkan dengan memaikan gending-gending kesukaan Bung Karno dan gending-gending kebangsaan.

Baca juga: Ganjar Akan Peringati Hari Lahir Pancasila Sebulan Penuh, Ini Beberapa Acaranya

Dengan rangkaian acara Bulan Bung Karno ini, Rudy berharap agar semua kader-kader PDIP mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di lingkungan partai maupun di masyarakat. ia juga menerangkan bahwa ideologi partai PDIP pada dasarnya sama dengan ideologi negara.

“Sudah nggak ada yang tanya kamu dari suku apa, nggak ada, dan PDIP tidak memepersoalkan hal itu. Yang ada adalah WNI yang memeluk agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Aliran Kepercayaan.  Jadi kita tidak pernah membeda-bedakan karena kita punya prinsip duduk sama rendah berdiri sama tinggi,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER