Peringati Hari Lahir Pancasila, Warga Gandekan Solo Gelar Kirab Kebhinekaan

BETANEWS.ID, SOLO – Warga Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo, menyelenggarakan Kirab Kebhinekaan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila. Kirab tersebut dilepas secara langsung oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Nampak para peserta kirab mengenakan kostum yang telah mereka rancang sebelumnnya untuk ditampilkan dalam kegiatan ini.

Peserta kirab berjalan di sepanjang Jalan RE Martadinata yang kemudian disusul oleh lurah, camat, dan beberapa tokoh lainnya menggunakan kendaraan listrik. Sementara itu, Gibran beserta beberapa pejabat Forkopimda tetap berada di panggung dan menyaksika kesenian Reog.

-Advertisement-
Kirab Kebhinekaan di Kelurahan Gandekan Solo. Foto: Ist.

Baca juga : Ganjar Akan Peringati Hari Lahir Pancasila Sebulan Penuh, Ini Beberapa Acaranya

Kirab Kebhinekaan tersebut, sebagai salah satu cara untuk menyatukan perbedaan antarmasyarakat di Kota Solo. Selain itu, kirab tersebut juga merupakan wujud kecintaan masyarakat Kota Solo terhadap budaya yang masih sangat dijunjung tinggi.

Kirab Kebhinekaan itu, juga memiliki arti strategis untuk menunjukkan jati diri masyarakat yang berbudaya. Dengan kegiatan itu pula, diharapkan mampu memunculkan potensi-potensi wisata budaya yang ada di kelurahan tersebut.

“Sesuai nama Kirab Bhinnneka Gandekan pada sore hari ini, jadikanlah kirab ini sebagai ajang pemersatu masyarakat Kelurahan Gandekan. Yaitu, agar selalu guyub dan rukun dalam mengikuti program yang telah dijalankan Pemkot Surakarta sebagai Kota Budaya. Antusias warga sangat bagus dalam mengikuti kirab. Apalagi tiap – tiap RW menampilkan kelebihannya masing – masing,” ujar Gibran.

Adapun dalam kirab tersebut, juga ditampilkan beberapa pagelaran budaya, seperti Reog Handoko Kurdo, Tarian Jenang Poncoroso serta penyerahan tombak dan payung pada Ki dan Nyi Gandek.

Terkait dengan tema Kebhinekaan, beberapa waktu lalu, warga Kelurahan Gandekan telah melakukan Deklarasi Kampung Pancasila di depan Monumen Bhinneka, Senin (21/3/2022) lalu. Sedangkan, untuk kirab dengan tajuk ‘Pengejawantahan Pancasila Dalam Kehidupan Warga Masyarakat Lelurahan Gandekan’ tersebut, diharapkan,warga Gandekan semakin hidup harmonis dalam perbedaan agama dan etnis.

Sementara itu, Ketua Karangtaruna Kelurahan Gandekan Anton Seytadi menjelaskan, bahwa pihaknya sebenarnya belum berani untuk mengajukan izin terkait pengadaan kegiatan tersebut. Namun, karena mendapat dorongan dari pihak Kodim 0735/ Kota Surakarta sebagai Kampung Pancasila, akhirnya kegiatan tersebut kembali digelar pascapandemi Covid-19.

Baca juga : Ribuan Kader PDIP Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sungai Bengawan Solo

Untuk mempersiapkan Kirab Kebhinekaan tersebut, Anton mengaku membutuhkan waktu selama dua bulan. Sebagai kirab tahunan, acara kirab kali ini merupakan kali yang ke tujuh di Kelurahan Gandekan itu.

“Ya karena dari berbagai macam suku dan saling bergotong-royong, dan kita Gandekan itu dulu dicap sebagai kampung yang hitam dan menjadi kampung yang abu-abu. Dan Alhamdulillah dari karang taruna, dari pemuda, tokoh agama, bisa bergotiong royong untuk menyatukan warga,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER