31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaSportPawai Obor ASEAN...

Pawai Obor ASEAN Para Games 2022 Dimulai dari Api Abadi Mrapen, Ini Jadwal dan Rutenya

BETANEWS.ID, SOLO – Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) akan mengelar estafet obor atau torch relay ASEAN Para Games (APG) XI 2022 pada 16-17 Juli 2022.

Ketua INASPOC APG 2022, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, dalam event torch relay itu nantinya akan melibatkan banyak atlet dan komunitas.

“Makanya itu nanti ada torch relay yang melibatkan banyak warga dan bisa ditonton semua warga kayak kirab. Altet Indonesia nanti ikut semua,” beber dia di Balai Kota Solo, Senin (27/06/2022).

- Ads Banner -

Sementara itu, Sekjen INASPOC Rima Ferdianto mengatakan, pawai obor tersebut akan dimulai dari Grobogan. Pemilihan start tersebut lantaran api yang digunakan berasal dari Api Abadi Mrapen. Selanjutnya, api tersebut akan dibawa lari oleh para atlet.

Baca juga: ASEAN Para Games 2022 Akan Digelar Secara Bubble Demi Kesehatan Atlet

“Tanggal 16-17 itu yang jelas ada yang dari altet ada yang dari pemkot mungkin ada yang pensiunan atlet juga dari komunitas disabilitas di setiap kotanya,” papar Rima.

Estafet obor itu nantinya akan melewati sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, mulai dari Grobogan, Semarang, Sukoharjo, Karanganyar, hingga terakhir Solo. Menurut Rima, event tersebut juga merupakan sebuah bentuk publikasi kepada masyarakat untuk mensukseskan gelaran APG XI 2022 ini.

“Jadi kita harapkan untuk sosialisasi dan publikasi tingkat nasional di torch relay tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut Rima menjelaskan bahwa sesampainya api abadi di Kota Solo, api tersebut akan singgah terlebih dahulu di Stadion Sriwedari. Kemudian setelah itu akan dilakukan kirab di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Baca juga: De’Tjolomadoe Batal Jadi Venue Tenis Meja APG XI 2022, Ternyata Dipakai Konser Tulus

Torch relay Solo tanggal 17 Juli siang, rute masih dibicarakan. Yang jelas Sriwedari ada victory lap, nanti dikirab entah ke Loji Gandrung atau balai kota, nanti masih ada penyempurnaan,” ujarnya.

Diketahui, Api Abadi Mrapen sering menjadi sumber api obor beberapa acara nasional, bahkan internasional. Seperti Ganefo pada 1 November 1963, dengan jumlah peserta 2.700 atlet dari 51 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin. Kemudian, Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI 23 Agustus 1996. Dan terakhir ASIAN Games 2018 lalu.

Bahkan setiap tahunnya, Api Abadi Mrapen juga digunakan untuk obor upacara Hari Raya Waisak bagi umat Buddha.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler