31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Paham Radikalisme Menyebar Lewat Medsos, Hartopo: ‘Harus Kita Lawan Demi Keutuhan NKRI’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Maulid Kebangsaan dan Kirab Merah Putih. Kegiatan itu diawali upacara penghormatan pahlawan sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Setya Pertiwi Kudus, ziarah makam Raden Mas Panji Sosrokartono, karnaval dan kirab budaya, serta terakhir ditutup dengan apel kebangsaan di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (15/6/2022).

Dalam apel tersebut, Bupati Kudus HM Hartopo menyoroti persoalan intoleransi dan disintegrasi bangsa yang masih jadi ancaman terhadap keutuhan NKRI.

Apel Kebangsaan di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (15/6/2022). Foto: Ist

“Salah satunya dipicu oleh paham radikalisme yang identik dengan pandangan ekstrem dan keinginan untuk perubahan yang cepat dan seringkali disertai dengan kekerasan,” ujarnya yang jadi pemimpin apel itu.

-Advertisement-

Baca juga: Banyak Konten Radikalisme di Medsos, Hartopo: ‘Harus Kita Lawan Demi Keutuhan NKRI’

Menurut Hartopo, paham tersebut tidak cocok berkembang di negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan menjunjung tinggi keberagaman.

“Waspadalah, paham ini harus kita lawan demi keutuhan dan persatuan NKRI. Kita juga harus teliti terhadap isu yang berkembang di media sosial yang disajikan dengan konten pemicu radikalisme. Mari bijak dalam bermedsos, cek dan ricek kebenaran sebuah informasi,” imbaunya.

Hartopo mengajak masyarakat untuk menghargai setiap perbedaan dan menjunjung sikap toleransi antar sesama anak bangsa.

“Mari kita selalu bersinergi dan bangun kembali rasa kebangsaan untuk menguatkan rasa nasionalisme demi NKRI. Saya harap momentum apel kebangsaan ini dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan, menjunjung tinggi perbedaan demi keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER