BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melepas jemaah calon haji asal Kota Solo di Pendhapi Gedhe, Balai Kota Solo, Kamis (30/6/2022) sore.
Kegiatan pelepasan dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan laporan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kota Solo, Hidayat Masykur. Setelah itu dilanjutkan dengan tanda dan ucapan dari salah satu calon jemaah haji yang mewakili seluruh jemaah yang hendak berangkat ke Tanah Suci.
Setelah itu, Gibran secara simbolis memberikan paket obat dan kesehatan utuk menjaga stamina para jemaah ketika menunaikan ibadah.
Baca juga: Gantikan Sang Ayah yang Meninggal, Isa Asal Banyumas Naik Haji di Usia 18 Tahun
Tak lupa, Gibran juga memberikan ucapan salam dan selamat kepada seluruh jemaah calon haji yang hendak menuju ke Asrama Haji Donohudan. Bahkan, ia mengantar mereka hingga ke sebelah bus yang membawa rombongan.
“Ya semoga lancar semua, jaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji,” pesan Gibran.
Sementara itu, Kepala Kemenag Solo, Hidayat Masykur dalam sambutannya menyebut bahwa total jumlah jemaah calon haji asal Kota Solo berjumlah 270 orang. Rinciannya, 115 pria dan 155 wanita.
“Dari Banjarsari 73 orang, dari Jebres 64 orang, Pasar Kliwon 25 orang, Serengan 21 orang, Laweyan 87 orang,” rincinya.
Mereka dibagi menjadi dua kloter yaitu kloter 41 dan kloter 42. Adapunn kloter 41 bergabung dengan jemaah calon haji dari Kabupaten Blora dan Kabupaten Wonogiri, sedangkan kloter 42 bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Purbalingga.
Baca juga: Satu Jemaah Calon Haji Asal Pati Meninggal Dunia di Arab Saudi
“Untuk kloter 41 sebanyak 122 orang, yang nantinya akan bergabung dengan jemaah dari Wonogiri dan Kabupaten Blora. Kemudian memasuki Asrma Haji Donohudan hari ini dan akan diberangkatkan ke Makkah besok,” paparnya.
Hidayat menyampaikan bahwa seluruh jemaah calon haji ini merupakan mereka yang tertunda keberangkatannya karena pademi Covid-19. Mereka juga sudah mendapatkan pelatihan dan bimbingan manasik.
“Para jemaah yang kita berangkatkan ini telah mendapatkan bimbingan manasik enam kali dilakukan di KUA dan dua kali dilakukan di tingkat Kota Surakarta,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

