Dua Investor Berminat Kembangkan Taman Bojana, Bakal Disulap Jadi Hotel

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua investor dikabarkan berminat mengembangkan kawasan Taman Bojana, Kudus, menjadi proyek perhotelan. Minat tersebut saat ini masih dalam tahap penjajakan awal dan belum masuk ke tahap pengajuan resmi.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, Djati Solechah, mengungkapkan bahwa kedua calon investor tersebut berasal dari Kudus dan Jakarta. Keduanya memiliki ketertarikan yang sama, yakni membangun hotel di kawasan tersebut.

“Masih sebatas penjajakan. Proposal resminya juga belum ada yang masuk,” ujar Djati di ruang kerjanya belum lama ini.

-Advertisement-

Ia menegaskan, pemerintah daerah pada prinsipnya terbuka terhadap investasi. Namun, pengembangan di Taman Bojana harus tetap mempertimbangkan keberadaan pedagang yang saat ini masih aktif berjualan di lokasi tersebut.

Menurut Djati, Pemkab Kudus tidak ingin rencana investasi justru menghilangkan sumber penghidupan masyarakat kecil.

Baca juga : Sinergi BLDF dan Pemkab Kudus Wujudkan Hutan Kota Rendeng Jadi Ruang Edukasi

“Prinsipnya, jangan sampai mematikan mata pencaharian pedagang. Kalau memang jadi, harus bisa mengakomodasi mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut konsep awal yang berkembang mengarah pada pembangunan hotel bertingkat. Namun, rencana tersebut masih sangat awal dan belum dapat dipastikan, mengingat belum adanya dokumen resmi dari investor.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengakui keterbatasan anggaran untuk membangun kawasan tersebut secara mandiri. Oleh karena itu, kerja sama dengan pihak ketiga menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Jika terealisasi, pembangunan hotel di Taman Bojana diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi, termasuk membuka peluang bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner.

“Biasanya tamu hotel juga mencari makanan di sekitar. Ini bisa jadi peluang bagi UMKM,” tambahnya.

Meski demikian, Djati memastikan seluruh proses masih dalam tahap awal. Pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat setelah ada proposal resmi dan kejelasan rencana dari investor.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER