Kisah Haru Kuli Panggul Kudus, Gigih Menabung hingga Bisa Naik Haji

BETANEWS.ID, KUDUS – Impian naik haji menjadi keinginan setiap muslim, tak terkecuali Suherman (51). Bersama istrinya, Emi Setyowati (46), warga Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus tersebut mendapat kesempatan untuk beribadah ke Baitullah dan dijadwalkan berangkat tahun ini.

Keterbatasan ekonomi tak membuatnya menyerah. Kuli panggul di Pasar Kliwon itu berhasil mewujudkan impian menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama 13 tahun. Pria yang akrab disapa Pak Man itu mengaku, niat berhaji sudah muncul sejak lama.

“Dulu saya sudah punya niat haji, tapi berpikir karena pekerjaan saya buruh. Akhirnya saya coba menabung pelan-pelan,” katanya.

-Advertisement-

Untuk mewujudkan impian tersebut, ia tak hanya mengandalkan penghasilan sebagai kuli panggul di Pasar Kliwon. Uang pendaftaran hingga pelunasan biaya haji juga diperoleh dari hasil penjualan ternak kambing yang ia pelihara sejak muncul niat berhaji.

“Awalnya ternak hanya dua ekor kambing, kemudian berkembang hingga bisa menutup pelunasan haji kemarin. Waktu dikabari, sempat kaget karena tidak ada persiapan dan sebenarnya dijadwalkan berangkat pada 2027,” ujarnya.

Baca juga : Matangkan Kesiapan Calhaj, JHK/IPHI Kudus Gelar Pendalaman dan Praktik Manasik Haji

Saat kebutuhan biaya semakin mendesak, ia menjual ternak yang dimilikinya. Bahkan, untuk pelunasan biaya haji, Suherman harus menjual belasan ekor kambing.

“Waktu itu saya jual sekitar 13 ekor, harganya ada yang Rp3 juta sampai Rp3,5 juta per ekor. Itu untuk pelunasan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga sempat meminjam dana dari bank untuk menutupi kekurangan biaya, yang kemudian dilunasi setelah ternaknya terjual.

“Awalnya sempat pinjam dulu, nanti kalau kambing sudah laku semua baru dilunasi,” tambahnya.

Penghasilan hariannya sebagai buruh pun terbilang pas-pasan, berkisar Rp125 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Namun, dengan ketekunan dan konsistensi, ia mampu menyisihkan penghasilan untuk kebutuhan keluarga sekaligus mewujudkan cita-cita berhaji.

Kini, Suherman dan istrinya masuk dalam daftar calon jemaah haji susulan. Meski sempat terkejut dengan jadwal keberangkatan, ia mengaku bersyukur akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah, meskipun susulan dan sempat kaget, yang penting bisa berangkat,” ucapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER